Connect With Us

Pria Ngamuk di Minimarket Pamulang Minta Uang Rp10 Juta, Ternyata Begini

Rachman Deniansyah | Kamis, 5 Agustus 2021 | 17:39

| Dibaca : 879

Tangkapan layar Seorang pria mengenakan kaos berwarna kuning mengamuk di salah satu minimarket yang diketahui berlokasi di Jalan Siliwangi, Pamulang, Tangerang Selatan. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Seorang pria mengamuk di salah satu minimarket yang diketahui berlokasi di Jalan Siliwangi, Pamulang, Tangerang Selatan. Aksi tersebut pun viral di media sosial. 

Berdasarkan video yang diterima TangerangNews.com, pria itu tampak datang seorang diri ke dalam minimarket. 

Awalnya tak ada yang aneh dari pria berbaju kuning hitam tersebut. Namun tiba-tiba saat berada di depan meja kasir, pria tersebut justru mengamuk. 

Sejumlah barang yang berada di atas meja, rusak akibat amukan pria tersebut. 

Terlihat, ia juga sempat menendang komputer yang terpasang di meja kasir hingga rusak. 

Sampai akhirnya, kasir yang ketakutan pun meminta bantuan dari orang-orang yang berada di sekitarnya. Pria itu pun akhirnya diseret ke luar area minimarket.

Warga yang geram pun akhirnya meladeni pria yang mengamuk tersebut. Tampak terdapat sejumlah warga yang geregetan, memberi pria tersebut dengan pukulan.

Saat dikonfirmasi, Kanit Reskrim Polsek Pamulang Iptu Iskandar membenarkan kejadian tersebut. 

Menurutnya, insiden itu terjadi pada Jumat, 30 Juli 2021 lalu. 

"Ya benar, itu sudah kami tangani. Itu lima hari yang lalu, Jumat malam," ujar Iskandar saat dihubungi, Kamis, 5 Agustus 2021. 

Iskandar menjelaskan, pria yang belakangan diketahui berinisial G itu, adalah orang dalam gangguan jiwa (ODGJ). 

Hal itu diketahui berdasarkan keterangan keluarga usai insiden itu terjadi. 

Iskandar mengatakan, saat itu diduga G lolos dari penjagaan pihak keluarga. Sehingga ia dapat keluar rumah, dan akhirnya mengacau di dalam minimarket. 

Saat kejadian berlangsung, awalnya G sempat meminta uang senilai Rp10 juta kepada kasir. 

"Tiba-tiba dia datang, terus minta uang Rp10 juta. Terus bikin kerusuhan, dia sendiri," tuturnya. 

Saat itu warga yang kesal atas tingkah lakunya, akhirnya membawa G ke Polsek Pamulang. 

"Dia datang sudah dalam keadaan babak belur. Karena sebelumnya, tidak tahu kenapa itu di sana," katanya. 

Setelah itu G pun akhirnya diamankan polisi. Insiden itu pun, kata Iskandar, sudah diselesaikan secara kekeluargaan. 

Pihak keluarga, kata dia, juga dapat membuktikan kondisi kejiwaan G dengan menunjukkan sejumlah surat keterangan dari rumah sakit jiwa.

Dengan demikian, G pun tidak ditahan. Ia langsung diserahkan ke pihak keluarga untuk selanjutnya dibawa ke rumah sakit jiwa. 

"Sudah dibawa ke Rumah Sakit Jiwa di wilayah Bogor oleh keluarganya. Pihak minimarket juga memaklumi," pungkasnya.

KAB. TANGERANG
Polisi Baru Sadar, Ada Satu Terduga Pengguna Narkoba yang Ditangkap di Tangerang Kabur

Polisi Baru Sadar, Ada Satu Terduga Pengguna Narkoba yang Ditangkap di Tangerang Kabur

Jumat, 24 September 2021 | 23:09

TANGERANGNEWS.com - Satu dari keempat terduga penyalahgunaan narkoba yang ditangkap oleh tim Satuan Narkoba (Satnarkoba) Polresta Tangerang, berhasil melarikan diri pada saat akan dilakukan pengembangan

NASIONAL
Kasus Suap, KPK Tangkap Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin

Kasus Suap, KPK Tangkap Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin

Jumat, 24 September 2021 | 21:36

TANGERANGNEWS.com-Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin, Jumat 24 September 2021. Azis tiba di Gedung KPK, Jakarta, Jumat pukul 20.00 WIB dengan mengenakan batik

OPINI
Sekolah Ditarik Pajak, Konsep Pendidikan yang Dipertanyakan

Sekolah Ditarik Pajak, Konsep Pendidikan yang Dipertanyakan

Jumat, 24 September 2021 | 09:34

TANGERANGNEWS.com-Oleh: Rut Sri Wahyuningsih. Institut Literasi dan Peradaban Pemerintah tengah mengajukan pengenaan pajak pertambahan nilai (PPN) terhadap jasa pendidikan sebesar 7%. Agenda tersebut tertuang dalam Rancangan Undang-Undang (RUU)

"Membuat Janji dan Menepatinya adalah cara terbaik membangun merek"

Seth Godin