Campak pada Anak Jangan Dianggap Sepele, Ini Gejala Risiko dan Cara Mencegahnya
Jumat, 17 April 2026 | 07:26
Campak masih menjadi ancaman kesehatan yang perlu mendapat perhatian serius, khususnya pada anak-anak.
TANGERANGNEWS.com-Kedai kopi yang terletak di kawasan Benda Baru, Pamulang, Tangerang Selatan disatroni pria bersajam yang diduga dalam pengaruh minuman beralkohol pada Rabu, 18 Agustus 2021 dini hari.
Kedatangannya itu memiliki maksud yang tidak baik. Ia nekat hendak menodong pemilik kedai kopi yang saat itu sedang mengerjakan tugas kuliahnya.
Dimas tetangga korban sekaligus saksi mata kejadian menuturkan, pria tersebut memang sangat mencurigakan.
"(Terduga) Pelakunya pemuda. Korbannya yang ngontrak di warung itu, yang punya kafe," kata Dimas kepada awak media.
Dengan senjata tajamnya itu, kata Dimas, pria pemabuk nekat menodong korbannya, meminta sejumlah barang yang disimpan di kedai kopi tersebut.
"Yang diambil HP sama Tas. Jadi ini pelaku nodong. Datang-datang langsung menusuk. Si korban lagi nulis mencatat. Dia (pelaku) ambil tas, ambil HP," ujar Dimas.
Usai menjalankan aksinya, pria mabuk tersebut langsung kabur meninggalkan lokasi.
Korban yang sempat melawan, mengalami sedikit luka pada bagian tangannya akibat sabetan pisau milik pelaku.
"Cepat banget kejadiannya, warga juga enggak sempat menolong. Si korban enggak teriak maling. Refleknya langsung ngelawan. Korban terluka tapi tidak terlalu parah, dia sempat tangkis jadi luka tangannya," tuturnya.
Kanit Reskrim Polsek Pamulang Iptu Iskandar, membenarkan peristiwa tersebut.
"Iya benar. Itu korban sudah saya periksa. Jadi dia (pelaku) nodong pakai pisau. Pelakunya sendiri," kata Iskandar saat dihubungi.
Saat ini, peristiwa itu masih dalam penyelidikan polisi.
"Sedang kami selidiki. Kami juga sudah melakukan olah TKP di lokasi kejadian," tandasnya.
Campak masih menjadi ancaman kesehatan yang perlu mendapat perhatian serius, khususnya pada anak-anak.
TODAY TAGMenjelang musim haji 1447 H/2026 M, maskapai Garuda Indonesia menyatakan kesiapan penuh untuk menerbangkan lebih dari 100 ribu jemaah ke Tanah Suci.
Bisnis minuman teh kekinian Menantea yang didirikan oleh Jerome Polin pada 2021, lalu, resmi menghentikan seluruh operasional gerainya pada 25 April 2026, setelah berjalan selama kurang lebih lima tahun.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews