Connect With Us

Komunitas Badut Beratraksi, Hadirkan Keceriaan bagi Anak Korban Kebakaran di Tangsel

Rachman Deniansyah | Kamis, 26 Agustus 2021 | 18:34

Sejumlah badut yang tergabung dalam komunitas badut Tangerang Raya (Batara) menghibur puluhan anak pemulung yang turut menjadi korban kebakaran lapak di Jalan H Sarmili, Jurang Mangu Timur, Pondok Aren, Tangerang Selatan, Kamis, 26 Agustus 2021. (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Sejumlah badut yang tergabung dalam komunitas badut Tangerang Raya (Batara) menghibur puluhan anak pemulung yang turut menjadi korban kebakaran lapak di Jalan H Sarmili, Jurang Mangu Timur, Pondok Aren, Tangerang Selatan pada Kamis, 26 Agustus 2021.

Dengan wajah yang dihias serba putih, lengkap dengan hidung berwarna merahnya, mereka mempertontonkan aksi jenakanya di depan para korban kebakaran. 

Ketua Komunitas Batara, Nanang, 40 menuturkan, pertunjukkan yang dilakukannya tersebut merupakan bagian dari aksi sosial, yang bertujuan untuk memulihkan trauma bagi korban kebakaran. Khususnya yang masih berusia belia. 

Sejumlah badut yang tergabung dalam komunitas badut Tangerang Raya (Batara) menghibur puluhan anak pemulung yang turut menjadi korban kebakaran lapak di Jalan H Sarmili, Jurang Mangu Timur, Pondok Aren, Tangerang Selatan, Kamis, 26 Agustus 2021.

"Kita sebut sebagai trauma healing ya untuk mengatasi segala trauma setelah kejadian agar melupakan sejenak apa yang telah terjadi," jelas Nanang di lokasi kebakaran. 

Banyak trik yang dilakukan oleh Nanang dan badut lainnya untuk mengundang gelak tawa dari para anak-anak tersebut. 

"Mulai dari bernyanyi, berjoget, kemudian sulap, hingga memberi hadiah kepada mereka. Intinya agar mereka ceria," ujarnya. 

Sejumlah badut yang tergabung dalam komunitas badut Tangerang Raya (Batara) menghibur puluhan anak pemulung yang turut menjadi korban kebakaran lapak di Jalan H Sarmili, Jurang Mangu Timur, Pondok Aren, Tangerang Selatan, Kamis, 26 Agustus 2021.

Dalam aksinya kali ini, sedikitnya terdapat 10 anggota yang ikut dalam pertunjukkan ini. Masing-masing memakai pakaian badut yang beragam. 

Tampak wajah keceriaan dan gelak tawa mulai terpancar dari mereka yang terdampak. 

Mereka larut dalam suasana jenaka yang diperankan oleh badut-badut tersebut. 

Bahkan tak hanya korban berusia belia saja, ada pula sejumlah orang tua yang juga larut dalam keceriaan itu. 

Bagi Nanang dan anggota lainnya, keceriaan dan senyum yang muncul di tengah penderitaan atas bencana itu, merupakan suatu kebahagiaan tersendiri baginya. 

Ia berharap agar, keceriaan yang ditularkannya itu dapat sedikitnya mengobati rasa trauma yang dialami atas kebakaran hebat tersebut  

"Itulah memang visi misi kami. Kami akan hadir untuk menghibur mereka yang terkena bencana," pungkasnya.

KOTA TANGERANG
Beroperasi di Apartemen Tangerang, 5 WNA Operator Judi Online Dicokok Imigrasi

Beroperasi di Apartemen Tangerang, 5 WNA Operator Judi Online Dicokok Imigrasi

Rabu, 9 September 2026 | 18:58

Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Non TPI Tangerang mengamankan lima Warga Negara Asing (WNA) yang diduga terlibat dalam jaringan perjudian online internasional.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

BISNIS
Pembiayaan Otomotif Tumbuh 44 Persen, Bank Danamon Diganjar Penghargaan

Pembiayaan Otomotif Tumbuh 44 Persen, Bank Danamon Diganjar Penghargaan

Senin, 7 September 2026 | 20:50

PT Bank Danamon Indonesia Tbk mencatatkan pertumbuhan pembiayaan otomotif sebesar 44 persen pada tahun fiskal 2025 dibandingkan tahun fiskal 2024.

KAB. TANGERANG
Pemkab Tangerang Kumpulkan Rp1 Miliar Donasi Korban Bencana NTT

Pemkab Tangerang Kumpulkan Rp1 Miliar Donasi Korban Bencana NTT

Rabu, 9 September 2026 | 20:22

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang mengumpulkan donasi sebesar Rp1 miliar untuk korban bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT) dari hasil penggalangan dana pada Aparatur Sipil Negara (ASN) di wilayahnya.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill