Pengangguran Anak Muda Tembus 17 Persen, Upah Stagnan Bikin Gen Z Tunda Menikah dan Beli Rumah
Sabtu, 7 November 2026 | 15:43
Tingkat pengangguran anak muda di Indonesia perlu menjadi perhatian serius dalam menyambut momentum bonus demografi.
TANGERANGNEWS.com-Setelah lebih dari setahun dilanda pandemi, sistem pembelajaran tatap muka (PTM) di Kota Tangerang Selatan yang sudah lama dinanti akhirnya kini bakal terwujud.
Hal itu sontak membuat para murid dan sejumlah orang tua gembira dan mulai mencari seluruh kebutuhan sekolah bagi anaknya.
Di sisi lain, kabar gembira itu justru mendatangkan rezeki bagi para penjual seragam sekolah di pasaran.
Seperti yang dirasakan oleh Ajis, pedagang yang sudah berjualan seragam selama bertahun-tahun di Pasar Serpong, Tangsel.
Pasalnya, sudah lebih dari setahun lalu pendapatannya turun secara drastis seiring dengan diterapkannya pembelajaran daring. Tepatnya sejak pandemi COVID-19 mulai melanda Tangerang Selatan, Maret 2020 silam.
"Alhamdulillah, baru dua tiga hari ini orang sudah mulai belanja (seragam). Ada peningkatan," ujar Ajis di ruko tempatnya berjualan, Senin, 30 Agustus 2021.
Baca Juga :
Kini, pembeli mulai berdatangan memadati tokonya untuk membeli berbagai kebutuhan sekolah bagi para siswa, baik SD, SMP, ataupun SMA.
"Macam-macam seragam. Ada yang membeli rok, celana, pramuka, baju putih. Untuk anak SD, SMP, SMA. Kalau SD biasanya kelas 3 sampai 6," tuturnya.
Hal senada, juga dirasakan oleh Lubis, sesama pedagang seragam di Plaza Ciputat, kawasan Pasar Ciputat, Tangsel.
"Alhamdulillah untuk penjualan seragam sekolah, seminggu belakangan ini ada peningkatan setelah PPKM diperlonggar," kata Lubis kepada awak media.
Meski tak meningkatkan begitu banyak, namun kini ia tetap bersyukur. Dalam sehari, dapat melayani hingga puluhan orang.
"Peningkatan sampai tiga persen dari hari sebelumnya. Tapi yang pasti satu hari yang datang bisa mencapai 20 orang untuk membeli seragam sekolah, dibandingkan tahun sebelumnya yang masih pandemi," pungkasnya.
Tingkat pengangguran anak muda di Indonesia perlu menjadi perhatian serius dalam menyambut momentum bonus demografi.
TODAY TAGDi tengah maraknya penggunaan teknologi kecerdasan buatan (AI) dan internet untuk mencari jawaban atas keluhan kesehatan, risiko self-diagnosis atau salah informasi medis kian meningkat.
Puluhan pelatih cabang olahraga (Cabor) panahan berkuda atau horseback archery yang berasal dari 38 Provinsi di Indonesia mendapatkan training camp dari pelatih kepala Némethy Horseback Archery Academy di Hungaria, Christoph Némethy.
Seorang pria berinisial J.R.A, 32, menggasak sepeda motor Honda Vario di kawasan Jalan Kemuning 3, Kelurahan Pamulang Barat, Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel). Mirisnya, hasil curian digunakan untuk main judi online (judol)
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews