Connect With Us

Palak Kios Pulsa di Pondok Aren, Preman Ngaku Anggota Ormas Diciduk Polisi

Rachman Deniansyah | Selasa, 31 Agustus 2021 | 14:58

| Dibaca : 5280

Seorang preman pemalakan saat diamankan aAnggota Kepolisian dalam jumpa pers, Selasa, 31 Agustus 2021. (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Aksi pemerasan oleh preman yang mengaku dari ormas kembali terjadi. Kali ini menimpa salah satu kios pulsa yang berada di Jalan Ceger Raya RT04/04, Jurang Mangu Barat, Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan. 

Pelakunya, yaitu pria bernama Eko, 48. Berlagak bak jagoan, ia datang seorang diri memalak penjaga kios dengan cara mengancam. 

"Kronologisnya terjadi pada Minggu, 22 September 2021 lalu, pukul 20.58 WIB. Pelaku beraksi ke sana sampai dengan tiga kali," ujar Kapolsek Pondok Aren Kompol Riza Sativa di Mapolsek Pondok Aren, pada Selasa, 31 Agustus 2021. 

Ketiga aksinya itu, dilakukan pelaku di hari yang sama. Ia meminta sejumlah uang kepada korbannya itu.

"Meminta uang untuk temannya yang kecelakaan. Tidak diberikan, kemudian jam 8 malam datang kembali, dan tidak diberikan lagi. Datang ketiga kali kemudian melakukan pengancaman akan membakar kios tersebut," tutur Riza.

Saat beraksi terakhir kali, pria berambut gondrong itu juga mengancam korbannya dengan sebilah golok yang dibawanya.

Ia mengaku sebagai anggota salah satu ormas dan juga putra daerah setempat asli.

"Dia mengancam dengan membawa golok di pinggang kiri. Dia ngaku orang pribumi dari Pondok Aren. Uang yang diminta Rp10 ribu," papar Riza. 

Resah dengan aksi pria yang berlagak sok jago itu, korban pun sontak melaporkannya ke Mapolsek Pondok Aren. 

Tak berselang lama, polisi berhasil menciduk pelaku. Dari tangannya tersebut, polisi mendapati barang bukti berupa senjata tajam dan pakaian ormas yang dipakai oleh pelaku. 

"Setelah kita cek ternyata pelaku bukan anggota ormas tapi menggunakan atribut ini sebagai simbol. Selain itu, kami juga mengamankan kartu anggota pers," imbuhnya. 

Namun kini pelaku tak dapat berlagak bak jagoan lagi. Ia hanya bisa tertunduk dengan tangan terborgol menyesali ulahnya itu. 

"Pelaku kita jerat dengan Pasal 368 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan maksimal hukuman 7 tahun dan Pasal 2 ayat 1 UU Darurat No 12/1951, tentang senjata tajam dengan ancaman maksimal 10 tahun," pungkasnya.

MANCANEGARA
Alhamdulillah, 18.752 Jemaah Umrah Akhirnya Berangkat Desember

Alhamdulillah, 18.752 Jemaah Umrah Akhirnya Berangkat Desember

Selasa, 30 November 2021 | 13:54

TANGERANGNEWS.com-Setelah sempat ditunda cukup lama akibat COVID-19, akhirnya para jemaah umrah Indonesia bisa berangkat ke tanah suci pada bulan Desember 2021

PROPERTI
Manhattan District Dukung Pertumbuhan Bisnis F&B di Gading Serpong Tangerang

Manhattan District Dukung Pertumbuhan Bisnis F&B di Gading Serpong Tangerang

Minggu, 28 November 2021 | 15:43

TANGERANGNEWS.com-Bisnis kuliner atau food and beverage (F&B) di kawasan Gading Serpong, Kabupaten Tangerang, semakin bertumbuh seiring berkembangnya kota mandiri

TEKNO
Diluncurkan Awal 2022, Intip Spesifikasi Realme 9

Diluncurkan Awal 2022, Intip Spesifikasi Realme 9

Senin, 29 November 2021 | 15:44

TANGERANGNEWS.com-Seri Realme 9 rencananya akan diluncurkan secara global pada Januari 2022. Ponsel pintar yang dibuat Sky Li, produsen asal Shenzen, Cina ini akan menggantikan seri Realme 8i

BISNIS
Wajib Tahu, 5 Manfaat Saffron untuk Kulit Wajah

Wajib Tahu, 5 Manfaat Saffron untuk Kulit Wajah

Selasa, 30 November 2021 | 13:47

TANGERANGNEWS.com–Bunga saffron tengah naik daun beberapa tahun terakhir. Rempah-rempah yang berasal dari putik bunga Crovus sativus ini dikenal sebagai bunga termahal di dunia, karena selain cara memanennya yang suli

"Membuat Janji dan Menepatinya adalah cara terbaik membangun merek"

Seth Godin