Connect With Us

Begini Pelaksanaan Sekolah Tatap Muka di Tangsel

Rachman Deniansyah | Senin, 6 September 2021 | 11:30

Tampak siswa dan siswi keluar dari gerbang Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 4 Kota Tangerang Selatan, Senin 6 September 2021. (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Sistem pembelajaran tatap muka di Kota Tangerang Selatan akhirnya dimulai. Antusias siswa pun terlihat begitu tinggi saat datang ke sekolahnya masing-masing sejak pagi, Senin 6 September 2021. 

Seperti para siswa di Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 4 Kota Tangerang Selatan. Sebelum bel masuk sekolah berbunyi, para siswa yang diantar oleh masing-masing walinya itu mulai berbondong-bondong datang. 

Sejak awal kedatangannya itu, mereka pun harus menjalani protokol kesehatan dengan ketat. Sebelum masuk, mereka wajib mengecek suhu tubuhnya terlebih dahulu. Jika suhunya normal, maka baru dibolehkan untuk masuk dan ikut kegiatan belajar mengajar. 

Kepala sekolah SMPN 4 Kota Tangsel Mardi Yuana Abdillah menuturkan untuk di kelas pun, para siswa sangat dibatasi. Jumlahnya, yakni hanya 50 persen dari kapasitas kelas. 

Pihaknya memiliki sistem tersendiri untuk mengatur pola kehadiran siswanya secara bergantian, yaitu dengan sistem ganjil genap. 

"Per kelasnya 50 persen pelajar, yang sekarang ini hari Senin nomor absen ganjil, yang genapnya belajar di rumah. Jadi kita pakai ganjil genap," ujar Mardi kepada awak media. 

Nantinya, sistem tersebut akan dilakukan secara bergantian. Sebaliknya, jika genap yang masuk, maka siswa yang memiliki absen ganjil belajar di rumah. Sistem tersebut, berlaku bagi semua kelas mulai dari kelas VII hingga IX. 

"Untuk kelas Kelas VII, VIII, IX semuanya masuk Cuma per kelasnya hanya 50 persen. Murid lainnya belajar dari rumah secara virtual. Kelas IX ada sebanyak 9 kelas, kelas VIII sebanyak 9 kelas, dan kelas VII sebanyak 10 kelas. Jadi total ada 28 kelas yang masuk," tandasnya. (RED/RAC)

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

BANTEN
Daratan Seluas 30,3 Hektare Muncul di Sekitar Anak Krakatau, Bukan “Cucu” Krakatau

Daratan Seluas 30,3 Hektare Muncul di Sekitar Anak Krakatau, Bukan “Cucu” Krakatau

Rabu, 23 September 2026 | 19:21

Daratan baru seluas sekitar 30,3 hektare muncul di antara Pulau Gunung Anak Krakatau dan Pulau Sertung, Lampung Selatan. Kemunculan daratan tersebut berasal dari material vulkanik yang terakumulasi selama aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK).

TANGSEL
Disimpan Dalam Tupperware, Kurir Diringkus Hendak Bawa 20,5 Kg Sabu ke Ciputat Tangsel

Disimpan Dalam Tupperware, Kurir Diringkus Hendak Bawa 20,5 Kg Sabu ke Ciputat Tangsel

Rabu, 23 September 2026 | 18:36

Seorang kurir sabu berinisial KH, 61, diringkus aparat Polres Metro Jakarta Pusat membawa 20,5 kilogram sabu-sabu di Jalan Raya Parung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

BISNIS
PT Selaras Jaya Sakti Gathering Bersama Konsumen, Perkuat Akses Cat dan Coating Anti Karat Industri di Banten

PT Selaras Jaya Sakti Gathering Bersama Konsumen, Perkuat Akses Cat dan Coating Anti Karat Industri di Banten

Kamis, 17 September 2026 | 16:01

PT Selaras Jaya Sakti, distributor resmi produk marine coating dan protective coating dari merek International Paint (AkzoNobel), memperkuat jaringan bisnis dan kedekatan dengan mitra industri di wilayah Banten.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill