Connect With Us

Angka Vaksinasi Jauh dari Target, Dewan Tangsel Minta Pemkot Gencarkan Edukasi

Rachman Deniansyah | Kamis, 9 September 2021 | 20:55

Ketua Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kota Tangsel, Ferdiansyah. (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Angka cakupan program vaksinasi di Kota Tangerang Selatan hingga hari ini, Kamis, 9 September 2021, belum mencapai target. Bahkan, terbilang masih jauh dari angka yang telah ditentukan. 

Melalui data resmi yang telah diperbarui, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Tangsel Allin Hendalin Mahdaniar memaparkan, pemberian vaksinasi untuk dosis pertama kini sudah mencapai 599.342 atau 55,8 persen dari target. 

Namun untuk pemberian terhadap dosis keduanya, baru mencapai sebanyak 367.431 dosis atau 34,2 persen dari target penerima vaksin. 

"Sasaran penerima vaksin di Tangsel yakni 1.073.266. Dari angka itu, penerima vaksin dosis satu maupun dua paling banyak di petugas publik. Yang masih rendah kategori remaja dan lansia," ujar Allin berdasarkan data yang dirilis Dinas Kesehatan Kota Tangsel pertanggal 9 September 2021. 

Berdasarkan data tersebut, Ketua Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kota Tangsel, Ferdiansyah mengatakan bahwa pemerintah kota wajib mengevaluasinya. 

Menurutnya, banyak faktor yang mempengaruhi kondisi demikian. Selain keterbatasan sumber daya manusia (SDM), faktor pengetahuan masyarakat juga harus disoroti. 

"Contohnya, di Tangsel yang memang saya lihat masih cukup banyak masyarakat yang masih ragu untuk vaksinasi. Misalkan banyak masyarakat yang menanyakan ini vaksinasi sinovac atau yang lainnya," ujar Ferdi kala dijumpai di kawasan Ciputat Timur, Tangsel. 

Tak dipungkiri, masih banyak masyarakat yang ragu terhadap vaksin selain Sinovac. Padahal hal itu sangat keliru. 

"Astrazeneca misalkan. Nah Pemda melalui dinkes harus bisa mengedukasi, melakukan sosialisasi bahwa vaksin Astrazeneca, Sionovac, maupun Moderna ini baik untuk masyarakat," terangnya. 

Edukasi tersebut pun, kata Ferdi, harus dilakukan lebih masif lagi. Pencapaian minor ini, tentunya menjadi bukti bahwa pemkot belum maksimal mengedukasi masyarakat. 

"Jadi ketika ini masih jauh di bawah target 75 sampai 80 persen ini harus ada edukasi masif kepada masyarakat bahwa vaksin apapun itu sifatnya baik dan sifatnya preventif untuk bisa kesehatan masyarakat," tandasnya.

BISNIS
Atap Mal Ciputra Tangerang Dipasang 1.260 Panel Surya, Pangkas Kebutuhan Listrik Hingga 23 Persen

Atap Mal Ciputra Tangerang Dipasang 1.260 Panel Surya, Pangkas Kebutuhan Listrik Hingga 23 Persen

Jumat, 31 Juli 2026 | 16:34

Ciputra Group melakukan langkah besar dalam transisi energi hijau dengan mengoperasikan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap di salah satu pusat perbelanjaan unggulannya, Mall Ciputra Tangerang.

TEKNO
kUotamasya by.U: Beli Kuota, Buka Peluang Trip Hemat ke Destinasi Impian

kUotamasya by.U: Beli Kuota, Buka Peluang Trip Hemat ke Destinasi Impian

Jumat, 31 Juli 2026 | 07:05

Paket internet sekarang tidak cuma soal jumlah gigabyte. Lewat kUotamasya by.U, kamu bisa mendapatkan kuota sekaligus mendapatkan kesempatan untuk mengikuti perjalanan dengan harga spesial.

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill