Connect With Us

Animo Pendaftaran Umrah di Tangsel Mulai Menggeliat Meski Biaya Meningkat 

Rachman Deniansyah | Senin, 13 September 2021 | 13:58

Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Tangsel Abdul Rojak. (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Menurunnya angka penularan COVID-19 di Kota Tangerang Selatan, membawa angin segar bagi masyarakat untuk menjalani aktivitasnya. Termasuk, dalam menunaikan ibadah umrah. 

Seiring dengan penurunan tren kasus tersebut, animo pendaftaran umrah di wilayah termuda se-Banten ini, kini mulai menggeliat. 

Hal itu dipaparkan Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Tangsel, Abdul Rojak, Senin, 13 September 2021.

"Terkait dengan umrah, perlu saya sampaikan bahwa di Tangsel khususnya sudah menggeliat," ujar Rojak saat diwawancarai. 

Menurutnya, sejak kasus melandai ini warga Tangsel mulai mendaftarkan dirinya melalui biro perjalanan umrah. 

Kendati demikian, jumlahnya masih belum sebanyak pendaftaran saat kondisi masih normal. 

"Masih dalam skala kecil yang sudah merencanakan untuk pelaksanaan pemberangkatan umroh. Jadi memang tidak sebanyak di waktu normal, tapi sudah mulai ada dalam skala kecil masyarakat yang melaksanakan ibadah umroh," terang Rojak.

Selain dengan kasus yang melandai, kata Rojak, animo pendaftaran umrah ini juga terlihat sejak Kerajaan Arab Saudi telah kembali membuka keran perizinan untuk beribadah umrah di wilayahnya. 

"Artinya ketika Pemerintah Arab Saudi sudah mulai membuka kemudian disambut oleh para biro perjalanan travel haji dan umrah. Tentu yang akan berangkat umrah harus mendapatkan rekomendasi dari Kementerian Agama Kota Tangerang Selatan," terangnya.

Namun, kata Rojak, untuk biayanya kini justru mengalami kenaikan. 

"Ya, kalau yang normal kita bisa hitung estimasinya dari mulai terendah Rp20-25 juta, peningkatan ya cukup tajam sudah di angka Rp40 juta. Ya, itu biaya di masa pandemi, mungkin bisa mencapai Rp60 juta," katanya. 

Pasalnya dalam keberangkatan kali ini, diperlukan sejumlah kebutuhan tambahan yang menyangkut dengan protokol kesehatan. 

"Ya ada karena item untuk protokol kesehatan itu dimasukkan ke dalam biaya perjalanan ibadah umrah, termasuk nanti isolasi dan lain sebagainya itu masuk di dalamnya. Baik ketika berangkat, atau ketika pulang. Jadi memerlukan pembiayaan untuk kesehatannya," pungkasnya.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

KAB. TANGERANG
Kenaikan Harga Solar Hambat Retribusi dan Pengangkutan Sampah di Kabupaten Tangerang

Kenaikan Harga Solar Hambat Retribusi dan Pengangkutan Sampah di Kabupaten Tangerang

Jumat, 9 Oktober 2026 | 18:57

Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non-subsidi jenis solar berdampak langsung pada operasional pengangkutan sampah di Kabupaten Tangerang.

NASIONAL
Dapat Subsidi Rp3 Juta, Pelunasan Haji Reguler 2027 Cuma Rp23,2 Juta

Dapat Subsidi Rp3 Juta, Pelunasan Haji Reguler 2027 Cuma Rp23,2 Juta

Rabu, 7 Oktober 2026 | 21:41

Komisi VIII DPR RI bersama Pemerintah resmi menyepakati Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) Tahun 1448 H/2027 M.

PROPERTI
Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Jumat, 2 Oktober 2026 | 17:18

Memasuki usianya yang ke-39 di industri properti Tanah Air, LippoLand terus memperluas perannya dari pengembang kawasan menjadi property enabler.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill