Connect With Us

Alasan Pertemanan,  Pengelola Hotel Venesia Serpong Nekat Buka Karaoke

Rachman Deniansyah | Selasa, 14 September 2021 | 17:22

Tempat hiburan malam di penginapan Hotel Venesia saat di segel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tangerang Selatan dengan dipasangnya garis polisi, Selasa, 14 September 2021. (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Fasilitas karaoke di Hotel Venesia Serpong, Tangerang Selatan, kini telah disegel petugas pada Selasa, 14 September 2021. 

Penyegelan untuk kedua kalinya ini, dilakukan petugas lantaran pihak pengelola hotel kembali nekat melawan aturan, dengan membuka fasilitas karaoke bagi pelanggannya secara diam-diam. 

Ia beralasan membuka fasilitas karaoke tersebut bagi hanya karena dasar pertemanan.

Ditemui di lokasi, Manajemen Hotel Venesia Serpong, Arve menyebut bahwa sebenarnya fasilitas karaoke tersebut sudah ditutup sejak setahun lalu, selama pemerintah mengeluarkan larangan. 

Kendati demikian, ia mengaku, kerap membukanya jika terdapat permintaan khusus dari pelanggan.

"Untuk saat ini kita yang buka hanya hotel dan kafe saja. Kalau memang tamu mau, bisa kita fasilitasi menggunakan (ruang) karaoke," ujar Arve usai penyegelan di lokasi, Selasa, 14 September 2021. 

Baca Juga :

Nekat Buka Usai Digrebek Polisi, Hotel Venesia Serpong Kembali Disegel

Ia beralasan membuka fasilitas karaoke tersebut hanya karena dasar pertemanan.

Padahal, pihaknya telah mengetahui dan membaca seluruh aturan yang telah diterbitkan oleh pemerintah. 

"Kami sudah membaca, karena kemarin pertemanan aja tamu hotelnya. Jadi kami kira kalau nyanyi-nyanyi boleh lah," ucap dia. 

Atas kesalahannya, ia meminta maaf kepada semua pihak, khususnya pihak pemerintah daerah*l

"Kami meminta maaf dengan melanggar seperti itu, karena karaoke buka hanya pertemanan saja tapi tetap kami minta maaf adanya kesalahan pelanggaran tersebut," ungkapnya. 

Sementara itu terkait wanita yang juga didapati ketika penggerebekkan berlangsung, ia menyatakan bahwa perempuan itu adalah rekan dari pelanggannya. 

"Itu tamu dari hotel memang mau karaoke, memang ada temen perempuan dari yang nginap di hotel. Iya temen perempuannya dari luar," katanya. 

Sebelumnya atas pelanggaran tersebut, Hotel Venesia Serpong, Tangsel, baru saja disegel petugas. 

Penyegelan tersebut merupakan rangkaian langkah tindak lanjut atas penggerebekkan yang dilakukan oleh jajaran Kepolisian Polda Metro Jaya. 

Kala itu dipergoki terdapat satu ruangan karaoke yang sedang beroperasi, pada Jumat, 9 September 2021 lalu.

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

BANTEN
Anaknya Viral di X Gegara Diduga Pakai APBD untuk Bertemu Idol K-Pop, Harta Kekayaan Wagub Banten Dikorek Netizen

Anaknya Viral di X Gegara Diduga Pakai APBD untuk Bertemu Idol K-Pop, Harta Kekayaan Wagub Banten Dikorek Netizen

Kamis, 30 Juli 2026 | 19:41

Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) milik Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah kembali menjadi sorotan publik.

OPINI
Cara Islam Memberantas Korupsi

Cara Islam Memberantas Korupsi

Senin, 27 Juli 2026 | 20:32

Kasus megakorupsi yang merugikan negara terus terjadi, seolah tidak memiliki solusi yang pas, walaupun telah dibentuk lembaga untuk memberantas kasus korupsi ini, yaitu KPK. Namun kasus korupsi terus berulang dengan nilai yang sangat fantastis.

KOTA TANGERANG
600 Warga Binaan Lapas Kelas I Tangerang Jalani Cek Kesehatan Gratis dan Skrining TB

600 Warga Binaan Lapas Kelas I Tangerang Jalani Cek Kesehatan Gratis dan Skrining TB

Kamis, 30 Juli 2026 | 18:53

Pelaksanaan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) dan Skrining Tuberkulosis (TB) di Lapas Kelas I Tangerang yang berlangsung selama 28-30 Juli 2026, diikuti sebanyak 600 warga binaan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill