Connect With Us

Crowd Free Night Berlangsung di Alam Sutera, Sejumlah Pengendara Diputar Balik

Rachman Deniansyah | Jumat, 24 September 2021 | 22:54

Pengendalian Mobilitas Crowd Free Night di kawasan Alam Sutera, Serpong Utara, Tangerang Selatan, Jumat, 24 September 2021 malam. (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Sejumlah pengendara roda empat maupun roda dua yang hendak memasuki kawasan Alam Sutera, Serpong Utara, Tangerang Selatan, harus rela diputar balik petugas saat melintas pada Jumat, 24 September 2021 malam. 

Pasalnya, pada malam jelang akhir pekan ini, penerapan malam bebas keramaian atau crowd free night mulai dilaksanakan oleh jajaran Satuan Lalu Lintas Polres Tangsel. 

Kasat Lantas Polres Tangsel AKP Dicky Dwi Priambudi Arief Sutarman menjelaskan, kegiatan tersebut akan terus dilakukan selama Operasi Patuh Jaya 2021 berlangsung hingga Oktober mendatang. 

Tujuannya, yakni guna membatasi mobilitas masyarakat agar tak terjadi kerumunan, khususnya pada akhir pekan ini. 

"Ya, pada malam ini kami melaksanakan kegiatan crowd free night di Alam Sutera Boulevard, yang mana tujuannya adalah membatasi mobilitas terhadap kendaraan ataupun pejalan kaki," ujar Dicky di lokasi. 

Dalan penerapannya tersebut, polisi memasang pelang dan membentangkan cone atau kerucut pembatas di sepanjang jalan yang menjadi akses masuk utama ke wilayah Alam Sutera. 

Puluhan personel tampak bersiaga sembari memberi arahan kepada para pengguna jalan. 

Selama operasi itu berlangsung, sedikitnya terdapat belasan kendaraan yang mengurungkan niatnya untuk berbelok ke arah kawasan Alam Sutera. 

Mereka terpaksa harus rela diputar balik dan melintasi jalan alternatif lain.

"Operasi ini dilakukan secara situasional sesuai dengan kondisi di lapangan. Sekitar pukul 22.00 sampai 04.00 WIB pagi. Kendaraan yang akan masuk kita alihkan," tuturnya. 

Namun, kata Dicky, terdapat sejumlah kategori pengendara yang masih boleh melintas saat crowd free night berlangsung. 

"Yakni penghuni, tenaga medis, ambulance dan lain sebagainya yang masuk kategori kritikal," jelasnya. 

Selain di wilayah Alam Sutera, Jajaran Satuan Lalu Lintas Polres Tangsel juga melaksanakan operasi serupa di kawasan lain yang juga kerap menimbulkan keramaian masyarakat. 

Terdapat dua kawasan lain, yakni Loop Bintaro dan Gading Serpong.

AYO! TANGERANG CERDAS
Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Jumat, 25 September 2026 | 10:54

Rencana pemerintah menggratiskan biaya pendidikan negeri dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi masih dalam tahap penyusunan.

SPORT
Bukan Tuan Rumah, 3 Venue di Kota Tangerang Dipakai PORPROV VII Banten 2026

Bukan Tuan Rumah, 3 Venue di Kota Tangerang Dipakai PORPROV VII Banten 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 | 19:47

Tiga sarana olahraga milik Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang resmi ditunjuk sebagai lokasi pertandingan untuk tiga cabang olahraga (cabor) dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) VII Banten 2026.

WISATA
Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Selasa, 6 Oktober 2026 | 19:40

Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill