Connect With Us

Ngamuk ke Manusia Silver, Kadinsos Tangsel: Saya Ingin Mereka Bangkit

Rachman Deniansyah | Rabu, 29 September 2021 | 22:04

Tangkapan layar ke tiga manusia silver saat dimarahi Kepala Dinas Sosial Kota Tangerang Selatan. (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Kepala Dinas Sosial Kota Tangerang Selatan Wahyunoto Lukman memberikan tanggapannya terkait video viral yang memperlihatkan dirinya ngamuk di hadapan manusia silver, yang terjaring razia pada Selasa, 28 September 2021 kemarin.

Kepada TangerangNews.com, ia tak menampik sempat berucap dengan nada yang tinggi. Ia pun menyikapi hal tersebut dengan santai.

Menurutnya cara tersebut adalah suatu bentuk motivasi yang diberikan olehnya kepada para manusia silver. 

"Saya cuma beri motivasi justru untuk menyemangati mereka," ujar Wahyu saat dihubungi, Rabu, 29 September 2021. 

Cara itu dia lakukan untuk menyentuh hati orang-orang yang lebih memilih mengemis ketimbang bekerja keras. 

Pasalnya, mereka masih memiliki tubuh atau raga yang sehat. Maka jalan mengemis itu pun sangat disayangkannya. 

Baca Juga :

Lebih mirisnya lagi, dalam mencari pundi-pundi rupiah itu mereka kerap mengajak anak-anak di bawah umur, bahkan bayi berusia 19 bulan. 

"Bahwa saya berikan motivasi. Saya ingin mereka bangkit dan tidak mengemis meminta-minta. Memang terkadang perlu diselingi intonasi suara tinggi untuk menggugah semangat," tandasnya.

Sebelumnya, rekaman video berdurasi 24 detik yang memperlihatkan kemarahan Wahyu kepada manusia silver viral di media sosial. 

Kemarahan itu ditunjukkan ketika Wahyu sedang memberi bimbingan kepada manusia silver yang terjaring petugas pada Selasa, 28 September 2021 malam kemarin. 

Emosinya tersulut ketika terdapat salah satu manusia silver yang memotong omongannya.

Ia pun mulai naik pitam. Ia terlihat begitu marah sembari berucap dengan nada yang cukup tinggi, dan sempat menendang kotak uang milik salah satu manusia silver tersebut.

OPINI
Cara Islam Memberantas Korupsi

Cara Islam Memberantas Korupsi

Senin, 27 Juli 2026 | 20:32

Kasus megakorupsi yang merugikan negara terus terjadi, seolah tidak memiliki solusi yang pas, walaupun telah dibentuk lembaga untuk memberantas kasus korupsi ini, yaitu KPK. Namun kasus korupsi terus berulang dengan nilai yang sangat fantastis.

BISNIS
JETOUR Kantongi 1.038 SPK di GIIAS 2026, Model SUV T2 dan T1 i-DM Paling Laku

JETOUR Kantongi 1.038 SPK di GIIAS 2026, Model SUV T2 dan T1 i-DM Paling Laku

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:23

Selama pameran berlangsung, JETOUR berhasil membukukan total 1.038 Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) dari seluruh lini SUV yang ditawarkan kepada konsumen Indonesia.

TOKOH
Richard Lee Siap Buka Seluruh Fakta, Tantang Doktif Hadir ke Persidangan

Richard Lee Siap Buka Seluruh Fakta, Tantang Doktif Hadir ke Persidangan

Kamis, 30 Juli 2026 | 14:28

Richard Lee menantang Samira Farahnaz alias Doktif untuk hadir dalam sidang kasus dugaan pelanggaran perlindungan konsumen yang menjerat dirinya sebagai terdakwa.

PROPERTI
Summarecon Tangerang Hadirkan Rumah Lapang di Tepi Danau Harga Rp2 Miliaran

Summarecon Tangerang Hadirkan Rumah Lapang di Tepi Danau Harga Rp2 Miliaran

Jumat, 7 Agustus 2026 | 19:31

PT Summarecon Agung Tbk melalui unit pengembangan Summarecon Tangerang kembali menghadirkan produk hunian terbaru bernama Halia di Cluster Havena Lakes, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill