AI Helita Tangsel Respon Keluhan Warga Hanya dalam 49 Milidetik, Sudah Terima 4 Ribu Pesan
Kamis, 14 Mei 2026 | 10:06
Helita, asisten digital berbasis Artificial Intelligence (AI) milik Pemkot Tangsel, langsung menjadi primadona baru sejak dirilis.
TANGERANGNEWS.com-Kepala Dinas Sosial Kota Tangerang Selatan Wahyunoto Lukman memberikan tanggapannya terkait video viral yang memperlihatkan dirinya ngamuk di hadapan manusia silver, yang terjaring razia pada Selasa, 28 September 2021 kemarin.
Kepada TangerangNews.com, ia tak menampik sempat berucap dengan nada yang tinggi. Ia pun menyikapi hal tersebut dengan santai.
Menurutnya cara tersebut adalah suatu bentuk motivasi yang diberikan olehnya kepada para manusia silver.
"Saya cuma beri motivasi justru untuk menyemangati mereka," ujar Wahyu saat dihubungi, Rabu, 29 September 2021.
Cara itu dia lakukan untuk menyentuh hati orang-orang yang lebih memilih mengemis ketimbang bekerja keras.
Pasalnya, mereka masih memiliki tubuh atau raga yang sehat. Maka jalan mengemis itu pun sangat disayangkannya.
Baca Juga :
Lebih mirisnya lagi, dalam mencari pundi-pundi rupiah itu mereka kerap mengajak anak-anak di bawah umur, bahkan bayi berusia 19 bulan.
"Bahwa saya berikan motivasi. Saya ingin mereka bangkit dan tidak mengemis meminta-minta. Memang terkadang perlu diselingi intonasi suara tinggi untuk menggugah semangat," tandasnya.
Sebelumnya, rekaman video berdurasi 24 detik yang memperlihatkan kemarahan Wahyu kepada manusia silver viral di media sosial.
Kemarahan itu ditunjukkan ketika Wahyu sedang memberi bimbingan kepada manusia silver yang terjaring petugas pada Selasa, 28 September 2021 malam kemarin.
Emosinya tersulut ketika terdapat salah satu manusia silver yang memotong omongannya.
Ia pun mulai naik pitam. Ia terlihat begitu marah sembari berucap dengan nada yang cukup tinggi, dan sempat menendang kotak uang milik salah satu manusia silver tersebut.
Helita, asisten digital berbasis Artificial Intelligence (AI) milik Pemkot Tangsel, langsung menjadi primadona baru sejak dirilis.
TODAY TAGPenggunaan pembayaran digital di Provinsi Banten terus melonjak sepanjang awal 2026. Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Banten mencatat nilai transaksi menggunakan QRIS mencapai lebih dari Rp34 triliun.
Pada 9 Mei 2026 Bareskrim Polri menahan 320 WNA pelaku sindikat judi online di gedung perkantoran Jalan Hayam Wuruk, Jakarta Barat. Setiap tahun selalu ada penangkapan sindikat Judol.
Kasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews