Pemerintah Hapus Batasan Domisili Pembelian Rumah Subsidi, Warga Jakarta Bisa Beli Rumah di Tangerang
Sabtu, 20 Juni 2026 | 14:39
Kabar baik bagi warga DKI Jakarta yang mendambakan hunian dengan harga terjangkau di kawasan sekitar Ibu Kota.
TANGERANGNEWS.com-Kepala Dinas Sosial Kota Tangerang Selatan Wahyunoto Lukman memberikan tanggapannya terkait video viral yang memperlihatkan dirinya ngamuk di hadapan manusia silver, yang terjaring razia pada Selasa, 28 September 2021 kemarin.
Kepada TangerangNews.com, ia tak menampik sempat berucap dengan nada yang tinggi. Ia pun menyikapi hal tersebut dengan santai.
Menurutnya cara tersebut adalah suatu bentuk motivasi yang diberikan olehnya kepada para manusia silver.
"Saya cuma beri motivasi justru untuk menyemangati mereka," ujar Wahyu saat dihubungi, Rabu, 29 September 2021.
Cara itu dia lakukan untuk menyentuh hati orang-orang yang lebih memilih mengemis ketimbang bekerja keras.
Pasalnya, mereka masih memiliki tubuh atau raga yang sehat. Maka jalan mengemis itu pun sangat disayangkannya.
Baca Juga :
Lebih mirisnya lagi, dalam mencari pundi-pundi rupiah itu mereka kerap mengajak anak-anak di bawah umur, bahkan bayi berusia 19 bulan.
"Bahwa saya berikan motivasi. Saya ingin mereka bangkit dan tidak mengemis meminta-minta. Memang terkadang perlu diselingi intonasi suara tinggi untuk menggugah semangat," tandasnya.
Sebelumnya, rekaman video berdurasi 24 detik yang memperlihatkan kemarahan Wahyu kepada manusia silver viral di media sosial.
Kemarahan itu ditunjukkan ketika Wahyu sedang memberi bimbingan kepada manusia silver yang terjaring petugas pada Selasa, 28 September 2021 malam kemarin.
Emosinya tersulut ketika terdapat salah satu manusia silver yang memotong omongannya.
Ia pun mulai naik pitam. Ia terlihat begitu marah sembari berucap dengan nada yang cukup tinggi, dan sempat menendang kotak uang milik salah satu manusia silver tersebut.
Kabar baik bagi warga DKI Jakarta yang mendambakan hunian dengan harga terjangkau di kawasan sekitar Ibu Kota.
TODAY TAGPenyegelan PT BPE, pabrik pemanfaatan oli bekas di Desa Ciakar, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang oleh Kementerian Lingkugan Hidup (KLH), pada Sabtu 20 Juni 2026, mengungkap bobroknya tata kelola limbah di perusahaan tersebut.
Sejumlah orang tua dan calon peserta didik di Kota Tangerang masih mengeluhkan PIN Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) yang belum diterima melalui WhatsApp.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews