Perusahaan di 10 Provinsi Ini Punya Peserta BPJS Ketenagakerjaan Terbanyak, Salah Satunya Banten
Senin, 23 Februari 2026 | 12:01
Jumlah perusahaan peserta BPJS Ketenagakerjaan pada 2025 masih terkonsentrasi di Pulau Jawa.
TANGERANGNEWS.com- Para warga di Rempoa, Ciputat Timur, Tangerang Selatan (Tangsel), Banten, dikagetkan dengan kasus penemuan mayat berjenis kelamin pria yang tewas dalam keadaan gantung diri.
Pria bernama Imo Hardimin, 53, itu ditemukan tewas tergantung menggunakan tali di salah satu ruangan bengkel mobil tempatnya bekerja di kawasan Jalan Garuda Blok B, RT06 RW07, Rempoa.
Pihak Kepolisian telah melakukan penyelidikan di TKP. Berdasarkan barang bukti dan keterangan saksi-saksi, petugas pun menyimpulkan pemicu korban bunuh diri.
Kanit Reskrim Polsek Ciputat Timur Iptu Deni Nova menyebutkan, korban diduga nekat mengakhiri hidupnya karena depresi. "Kemungkinan depresi terlilit utang," ujar Iptu Deni di Tangsel, Minggu 3 Oktober 2021, dikutip dari PMJ News.
Sementara itu rekan korban yang juga tinggal di bengkel, AS, 55, mengungkapkan bahwa korban ditemukan tewas tergantung pada Sabtu 2 Oktober 2021 sekitar pukul 15.30 WIB.
Menurut dia, korban tidak terlihat beraktivitas sejak pagi hingga menimbulkan kecurigaan rekannya. AS menyebutkan korban sudah dua bulan terakhir ini tinggal di bengkel tersebut. Sebelumnya, korban merupakan driver yang bertugas mengantarkan oli ke bengkel-bengkel sekitar.
Ia menambahkan bahwa Imo akhir-akhir ini lebih banyak menghabiskan waktu menyendiri. AS juga tak menampik adanya persoalan utang yang dihadapi rekannya itu belakangan ini.
Jumlah perusahaan peserta BPJS Ketenagakerjaan pada 2025 masih terkonsentrasi di Pulau Jawa.
TODAY TAGLayanan berbagi video milik Google, YouTube, dilaporkan mengalami gangguan secara global pada Rabu, 18 Februari 2026, pagi sekitar pukul 08.00 WIB.
Wakil Wali Kota Tangerang Maryono resmi membuka gelaran Festival Ramadan Al-A’zhom 1447 H/2026 yang dipusatkan di halaman Masjid Raya Al-A'zhom, Sabtu, 21 Februari 2026.
Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews