Connect With Us

Hasil Uji Lab Limbah Merah di Sungai Cisadane Segera Keluar 

Rachman Deniansyah | Senin, 11 Oktober 2021 | 21:42

Tangkapan layar aliran Sungai Cisadane menjadi merah pekat, Tangerang Selatan. (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Hasil uji laboratorium sampel limbah yang sempat mengubah warna air aliran sungai Cisadane, Serpong, Tangerang Selatan, diprediksi akan segera keluar. 

Hal demikian dikatakan Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Tangerang Selatan, Budi, saat dihubungi TangerangNews.com, Senin, 11 Oktober 2021. 

"Infonya 7-10 hari. Memang agak lama. Mudah-mudahan minggu ini sudah ada (hasilnya) dan bisa keluar. Nanti akan kita sampaikan," kata Budi. 

Guna mendapat hasil terbaik, sampel cairan limbah dan air sungai Cisadane itu diuji oleh dua laboratorium berbeda. 

"Sebetulnya kan ini untuk membandingkan juga, ambil sampel itu oleh lab punya DLH dan juga dari laboratorium swasta. Jadi dua jenis. Kemudian yang diuji adalah sampel air sungai sebelum dan sesudah pencucian plastik itu," terangnya. 

 

Ia berharap agar laboratorium tersebut tak menunjukkan hasil yang buruk.  Pasalnya sebelum adanya fenomena perubahan warna air tersebut, Sungai Cisadane sudah tergolong memiliki pencemaran. Meski masih dalam tingkat pencemaran sedang.

"Secara umum memang Cisadane masuk ke Tangsel itu juga, parameter pencemarannya sudah di atas baku mutu, beberapa tahun tercemar. Menurut pemantauan kita yang dilakukan setiap 6 bulan itu, memang parameter pencemarannya di atas baku mutu," katanya. 

Hal itu terjadi lataran aliran sungai yang cukup panjang. Dengan melintasi berbagai wilayah. "Tapi itu kan memang dari Bogor sudah tercemar," tandasnya.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

TEKNO
Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:16

Solana memasuki akhir 2026 dengan sejumlah katalis yang dapat menentukan arah harga SOL. Pertumbuhan ekosistem, aktivitas jaringan, pengembangan aplikasi terdesentralisasi, serta kondisi pasar kripto menjadi faktor fundamental yang perlu

BANTEN
PLN Perluas Ruang Belajar Anak Pulau Panjang lewat Bridge Banten

PLN Perluas Ruang Belajar Anak Pulau Panjang lewat Bridge Banten

Jumat, 16 Oktober 2026 | 20:44

Di tengah keterbatasan akses akibat kondisi geografis kepulauan, SD Negeri Pulo Panjang 2, Kabupaten Serang, mendapat tambahan fasilitas pendidikan melalui program Bridge Banten dari PT PLN (Persero) UID Banten.

WISATA
Catat Jadwalnya, Festival Layang-layang Meriahkan Akhir Pekan di Paramount Petals

Catat Jadwalnya, Festival Layang-layang Meriahkan Akhir Pekan di Paramount Petals

Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:15

Paramount Petals Tangerang menghadirkan Festival Layang-layang Paramount Petals sebagai pilihan aktivitas akhir pekan bagi keluarga.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill