Connect With Us

Kasus Bayi Silver Tangsel, KPPPA: Pemda Harus Perhatikan Pemenuhan Hak Anak

Tim TangerangNews.com | Rabu, 13 Oktober 2021 | 07:56

| Dibaca : 162

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Bintang Puspayoga. (@TangerangNews / Dok. kemenpppa.go.id)

TANGERANGNEWS.com–Temuan kasus bayi yang dijadikan manusia silver di Kota Tangerang Selatan baru-baru ini masih menjadi sorotan pemerintah pusat. Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) meminta pemerintah daerah provinsi dan kabupaten/kota untuk memberikan perhatian pada pemenuhan hak anak sehingga kasus-kasus penelantaran, eksploitasi, dan fenomena pekerja anak di jalanan dapat dicegah dan diantisipasi.

"Jika semua daerah melakukan pemenuhan hak anak dan memberikan perlindungan khusus anak, situasi yang dapat mengancam tumbuh dan kembang anak dapat dicegah," kata Menteri PPPA Bintang Puspayoga melalui siaran pers, Selasa 12 Oktober 2021. 

Bintang, yang mengomentari kasus bayi silver yang baru-baru ini terjadi di Tangerang Selatan, mengatakan fenomena anak jalanan dan manusia silver, baik dewasa maupun anak-anak yang saat ini meningkat disebabkan oleh kemiskinan dan angka putus sekolah di tengah pandemi Covid-19.

KPPPA mendorong agar penanganan kasus ini tidak semata hanya pendekatan ekonomi, tetapi juga pemenuhan hak anak secara komprehensif, termasuk pemenuhan hak sipil, pengasuhan layak, kesehatan, dan pendidikan serta pendekatan hukum jika ada pihak-pihak yang mengeksploitasi atau pelanggaran hukum lainnya sehingga dapat mencegah kasus serupa terjadi di kemudian hari.

 

Sementara itu, Deputi Perlindungan Khusus Anak Kemen PPPA Nahar menyatakan, kasus bayi silver di Tangsel sudah dikoordinasikan dengan Kepolisian Resor Tangerang Selatan dan Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA).

"Anak dan ibu sudah ditempatkan di lembaga milik pemerintah, sementara pihak-pihak yang diduga eksploitasi anak diminta keterangan dan diperiksa," jelas Nahar.

Selanjutnya Nahar juga mendorong agar kasus "anak silver" mendapatkan pemenuhan hak pendidikan untuk dipastikan kembali ke sekolah serta hak kesehatan dengan mendapatkan pemeriksaan menyeluruh dan pemulihan jika ditemukan dampak dari polusi udara dan keracunan cat secara terus-menerus.

Selain itu, pencegahan di tingkat hulu juga harus dipastikan, antara lain peningkatan daya lenting keluarga anak dari aspek ekonomi dan pengasuhan.

Nahar menekankan, penanganan anak yang memerlukan perlindungan khusus harus secara komprehensif. Untuk itu, UPTD PPA dan Dinas PPPA di daerah wajib bersinergi dengan penyedia layanan perlindungan khusus anak lainnya, termasuk koordinasi dengan pemerintah daerah asal anak silver.

PROPERTI
Intip Tips Berikut Sebelum Jual Rumah Second

Intip Tips Berikut Sebelum Jual Rumah Second

Jumat, 24 Juni 2022 | 23:21

TANGERANGNEWS.com-Persaingan dan harga yang lebih rendah dibandingkan primary property biasanya membuat properti second dapat menjadi pilihan yang baik untuk para investor maupun end user.

TOKOH
Bahagianya Kehidupan Rinni Idol Saat Ini, Usai Kekasihnya Telah Menghamili Wanita Lain

Bahagianya Kehidupan Rinni Idol Saat Ini, Usai Kekasihnya Telah Menghamili Wanita Lain

Minggu, 27 Maret 2022 | 15:00

TANGERANGNEWS.com-Pada tahun 2010 siapa yang tidak kenal dengan Rinni Wulandari, dia penyanyi terkenal di-era itu. Ya, mungkin publik masih ingat dengan Rinni Wulandari?

BANDARA
Ronaldinho Tiba di Bandara Soekarno-Hatta Dijemput Raffi Ahmad

Ronaldinho Tiba di Bandara Soekarno-Hatta Dijemput Raffi Ahmad

Jumat, 24 Juni 2022 | 18:44

TANGERANGNEWS.com-Pesepakbola dunia, Ronaldinho tiba di Bandara Internasional Soekarno Hatta, Tangerang, dijumput langsung oleh artis Raffi Ahmad, Jumat 24 Juni 2022

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill