Connect With Us

Hasil Uji Lab Limbah Merah di Cisadane: Tidak Timbulkan Pencemaran

Rachman Deniansyah | Kamis, 14 Oktober 2021 | 19:16

Tangkapan layar aliran Sungai Cisadane menjadi merah pekat, Tangerang Selatan. (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang Selatan secara resmi telah mengumumkan hasil uji laboratorium limbah berwarna merah yang sempat mengalir di Sungai Cisadane, Serpong, Tangerang Selatan. 

Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan DLH Tangerang Selatan Budi menerangkan, uji laboratorium dilakukan sebanyak dua kali, baik milik pemerintah ataupun swasta. 

Uji laboratorium pertama dilakukan oleh UPTD Laboratorium DLH Kota Tangerang Selatan pada tanggal 3 Oktober 2021 lalu. 

Sedangkan pengujian kedua, dilakukan oleh Laboratorium Lingkungan Independen PT. Kehatilab Indonesia, sehari berselang pada tanggal 4 Oktober 2021.

"Parameter yang diuji adalah parameter kunci, yaitu BOD dan COD, serta parameter pendukung. Antara lain suhu, pH, TSS, TDS, Amoniak, Krom, Klotida, dan Surfaktan," tutur Budi melalui keterangan resminya, Kamis, 14 Oktober 2021.

Kedua hasil uji laboratorium tersebut memiliki hasil yang sama. Terhadap parameter tersebut, tak ada perubahan yang signifikan. 

"Iya tidak menimbulkan pencemaran yang berarti," imbuhnya. 

Menurutnya, perubahan warna merah yang sempat menggemparkan masyarakat itu hanya terjadi sesaat saja.

"Sehingga dapat disimpulkan bahwa pembuangan pewarna sesaat tidak menimbulkan dampak signifikan terhadap air Sungai Cisadane di lokasi kegiatan," tandasnya.

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

KAB. TANGERANG
Puluhan SPPG di Kabupaten Tangerang Belum Kantongi SLHS, Satgas Siap Lapor ke BGN

Puluhan SPPG di Kabupaten Tangerang Belum Kantongi SLHS, Satgas Siap Lapor ke BGN

Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:56

Puluhan Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG) di Kabupaten Tangerang belum memenuhi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

WISATA
BSD Urbanatura Eco Urban Park, Taman Kota Seluas 12 Hektare dengan Aliran Sungai Cijantra

BSD Urbanatura Eco Urban Park, Taman Kota Seluas 12 Hektare dengan Aliran Sungai Cijantra

Kamis, 6 Agustus 2026 | 14:41

Sebuah taman kota multifungsi dengan bentangan jalur sungai sepanjang 1,5 kilometer yang dikelilingi lanskap tropis rimbun kini hadir di BSD City, Tangerang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill