Connect With Us

5.811 Orang Terlibat PTM di Tangsel Diswab Tes, 14 Reaktif

Rachman Deniansyah | Rabu, 27 Oktober 2021 | 15:56

Pelaksanaan pembelajaran tata muka (PTM). (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan mencatat terdapat belasan orang dinyatakan reaktif COVID-19, setelah pemeriksaan tes swab antigen secara acak di 249 sekolah yang masih menjalankan periode pembelajaran tatap muka (PTM). 

"Dari sebanyak 5.811 orang yang dilakukan pemeriksaan, 14 orang reaktif," ujar Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangsel Allin Hendalin Mahdaniar saat dikonfirmasi, Rabu, 27 Oktober 2021. 

Selanjutnya, belasan orang itu pun langsung dilakukan pemeriksaan lanjutan dengan menjalani tes swab Polymerase Chain Reaction (PCR).

Ia bersyukur, dari pemeriksaan lanjutan tersebut didapati hasil bahwa seluruhnya ternyata negatif COVID-19.

"Sudah dicek ulang dengan PCR dan hasilnya negatif," ungkap Allin.

Lebih lanjut, pemeriksaan tes antigen secara acak dilakukan pihaknya di seluruh jenjang pembelajaran, mulai dari SMA, hingga jenjang TK dan PAUD. 

Terdapat 33 SMA, 49 SMP, 141 SD, 21 TK, 2 PAUD, dan 3 Pondok Pesantren yang menjadi sasaran tes acak COVID-19 tersebut. 

"Sasarannya adalah guru, murid dan yang lainnya. Yang dites itu 2.447 guru, 3.215 murid dan 149 orang kategori yang lainnya (tenaga kependidikan) dengan total sampel sebanyak 5.811," papar Allin. 

Atas hai itu, ia menegaskan bahwa hingga saat ini belum ditemukan kasus penularan yang bersumber dari lingkungan sekolah, selama periode PTM berlangsung di Tangsel. 

Tak hentinya, Allin pun mengimbau kepada masyarakat untuk tetap menjalani protokol kesehatan, khususnya selama beraktivitas di sekolah.

"Lakukan edukasi penerapan protokol kesehatan 5M-nya dan untuk sekolah yang ada kasus positif disarankan untuk tutup selama 7 hari," pungkasnya.

OPINI
Solusi Islam Atasi Gunungan Sampah

Solusi Islam Atasi Gunungan Sampah

Selasa, 17 Februari 2026 | 18:06

Bahwa akar masalah dari gunungan sampah yang semakin tinggi adalah sebab diterapkannya sistem sekuler kapitalisme yang mengatur kehidupan umat manusia saat ini.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

KAB. TANGERANG
Jalan Rusak Makan Korban, Pengamat Sebut Pemkab Tangerang Berpotensi Melanggar HAM

Jalan Rusak Makan Korban, Pengamat Sebut Pemkab Tangerang Berpotensi Melanggar HAM

Rabu, 18 Februari 2026 | 21:49

Kabupaten Tangerang tengah menjadi sorotan lantaran banyaknya jalan rusak di sejumlah wilayah hingga tewasnya empat pengendara di Jalan Raya Pasar Kemis selama bulan Februari 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill