Connect With Us

Ditinggal Pemilik, Rumah di Komplek Batan Tangsel Dilalap Api

Rachman Deniansyah | Rabu, 27 Oktober 2021 | 17:48

Satu unit rumah yang terletak di Kawasan Komplek Batan Indah Blok F No 65 RT 14/04, Kademangan, Setu, Tangerang Selatan ludes diamuk si jago merah, Rabu, 27 Oktober 2021 siang. (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Satu unit rumah yang terletak di Kawasan Komplek Batan Indah, Blok F No 65, RT14/04, Kademangan, Setu, Kota Tangerang Selatan ludes diamuk si jago merah pada Rabu, 27 Oktober 2021 siang. Insiden itu terjadi ketika pemilik rumah sedang pergi.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Tangsel Uci Sanusi menuturkan, pihaknya menerima laporan awal sekitar pukul 12.01 WIB, ketika baru saja hujan deras mengguyur di sekitar lokasi. 

"Yang terbakar itu rumah. Bagian yang terbakar adalah kamar pada lantai dua," ujar Uci saat dikonfirmasi TangerangNews.com.

Kobaran api pertama diketahui ketika oleh tetangga korban. Api tersebut tiba-tiba sudah membesar di bagian atas rumah, seiring dengan kencangnya angin. 

Kala itu warga hanya bisa berteriak ketakutan. Mereka kesulitan untuk berusaha membantu memadamkan si jago merah. Lantaran titik api yang cukup sulit diraih.

Tak berselang lama, warga pun melaporkan kejadian itu ke Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Tangsel. 

Namun petugas juga sempat kesulitan tiba di lokasi lantaran banyak jalan terhalang oleh adanya portal perumahan. 

"Kami langsung mengerahkan sebanyak tujuh unit terdiri dari lima unit mobil damkar, dari Puspiptek satu unit, dan Batan satu unit," papar Uci. 

Begitu tiba, petugas pun langsung berjibaku menaklukan api. Saat proses pemadaman, petugas sempat dihadapi dengan sejumlah hambatan. 

Proses pemadaman pun berlangsung cukup lama. Api baru bisa dijinakkan sekitar pukul 15.00 WIB.

"Kami sempat terhambat adanya portal dan rumah terkunci," imbuhnya.

Meski tak menimbulkan korban jiwa, insiden kebakaran tersebut menyebabkan kerugian hingga ratusan juta. 

"Penyebabnya kami duga akibat adanya arus pendek atau korsleting listrik," pungkasnya.

TEKNO
Cegah Self-Diagnosis Pakai AI, Watsons Hadirkan Layanan Konsultasi Kesehatan Online

Cegah Self-Diagnosis Pakai AI, Watsons Hadirkan Layanan Konsultasi Kesehatan Online

Sabtu, 7 November 2026 | 18:07

Di tengah maraknya penggunaan teknologi kecerdasan buatan (AI) dan internet untuk mencari jawaban atas keluhan kesehatan, risiko self-diagnosis atau salah informasi medis kian meningkat.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

AYO! TANGERANG CERDAS
Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Minggu, 1 November 2026 | 19:32

Ratusan siswa tingkat SD, SMP, hingga SMA mengikuti Model United Nations Syafana Islamic School (Munsya) 2026 yang digelar di Gedung Ade Kismantoro Secondary pada 31 Oktober hingga 1 November 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill