Connect With Us

Perda PMKS Bakal Ditegakkan di Tangsel, Manusia Silver hingga Badut yang Membandel Terancam Pidana

Rachman Deniansyah | Jumat, 5 November 2021 | 20:07

| Dibaca : 431

Manusia silver. (@TangerangNews / Instagram @polsekpamulangpolrestangsel)

TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kota Tangerang Selatan berencana akan menegakkan kembali Peraturan Daerah (Perda) mengenai ramainya keberadaan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS), seperti manusia silver hingga badut jalanan di tengah masyarakat. 

"Iya, kemarin sudah ada rapat koordinasi. Saya sudah mintakan untuk dilakukan penegakkan Perda PMKS, pokoknya penertiban dulu," ujar Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie kepada awak media, Jumat, 5 November 2021. 

Pasalnya seperti diketahui, keberadaan manusia silver hingga badut jalanan di Kota Tangsel sempat mendapat sorotan publik. 

Terutama ketika munculnya sesosok bayi yang turut dilumuri cat berwarna silver dan diajak untuk mengais rezeki di keramaian kota. 

Aksi mereka pun dianggap meresahkan oleh sebagian orang, termasuk bagi Benyamin sendiri. 

Untuk itu, ia memerintahkan jajarannya untuk tegas melakukan penindakan. Jika terdapat pelanggaran, pihaknya lebih mengutamakan untuk membina PMKS tersebut. 

"Kemudian lakukan seleksi, kalau orang di luar Tangsel kembalikan ke daerah asalnya. Kalau orang Tangsel kita lakukan pembinaan. Kita kan sudah ada rumah sosial," tuturnya. 

Namun, kata Benyamin, jika mereka tetap membandel maka hukuman pun akan menantinya. Hal tersebut sesuai dengan aturan yang tertuang di dalam Perda Kota Tangsel Nomor 6 tahun 2013 tentang Penyelenggaraan Kesejahteraan Sosial Bagi Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial. 

Tak tanggung-tanggung, hukuman yang menanti bagi PMKS yang membandel adalah sanksi pidana. 

"Dibikin berita acara, foto orangnya, kalau balik lagi, lakukan tindak pidana ringan, gitu. Jadi enggak sekadar dikembalikan (ke daerah asal). Tapi kalau dia balik lagi (jadi PMKS di Tangsel), dan ternyata pelaku lama, tindak pidana ringan sudah, kurungan badan atau denda," tegasnya. 

Dalam Perda tersebut tertuang bahwa sanksi yang menanti, maksimal adalah kurungan penjara paling lama 6 bulan, atau denda paling banyak Rp50 juta. 

Untuk menegakkan aturan tersebut, Benyamin mengatakan bahwa dirinya juga telah berkoordinasi dengan pihak Polres dan Pengadilan setempat. 

Namun aturan tersebut hanya untuk langkah terakhir, jika ada yang tetap membandel. Ia tetap menekankan kepada jajarannya untuk memberi pendekatan secara persuasif terlebih dahulu melalui pembinaan. 

"Mencari pekerjaan mau kita latih, kita training boleh silakan, asal jangan menjadi PMKS. Kita siap melakukan pelatihan kalau mereka mau. Misalnya modal usaha. Setelah dilatih mereka butuh bantuan mesin, buat usaha, silakan. Tapi ini untuk orang Tangsel ya," pungkasnya.

HIBURAN
Tidak Kapok Dihujat Netizen, Baim Wong dan Paula Malah Prank Polisi Kasus KDRT

Tidak Kapok Dihujat Netizen, Baim Wong dan Paula Malah Prank Polisi Kasus KDRT

Minggu, 2 Oktober 2022 | 23:44

TANGERANGNEWS.com-Artis Baim Wong dan istrinya Paula Verhoeven kembali viral akibat kontennya yang kontroversial. Kali ini keduanya membuat video prank terhadap polisi dengan pura-pura membuat laporan kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT).

MANCANEGARA
68 Orang Tewas Kecelakaan Kapal Tenggelam

68 Orang Tewas Kecelakaan Kapal Tenggelam

Rabu, 28 September 2022 | 14:42

TANGERANGNEWS.com-Sebanyak 68 orang ditemukan tewas dalam insiden kapal tenggelam di dekat kota utara Boda, Bangladesh.

PROPERTI
Butuh Uang, Orang Kaya BSD Tangerang Jual Rumah di Bawah Rp1 Miliar

Butuh Uang, Orang Kaya BSD Tangerang Jual Rumah di Bawah Rp1 Miliar

Sabtu, 1 Oktober 2022 | 12:16

TANGERANGNEWS.com-Orang kaya di kawasan elite Bumi Serpong Damai (BSD), Tangerang Selatan, sedang butuh uang dengan menjual rumahnya dengan harga yang jauh lebih murah.

WISATA
5 Tempat Wisata di Sampit yang Wajib Dikunjungi Ketika ke Kalimantan Tengah

5 Tempat Wisata di Sampit yang Wajib Dikunjungi Ketika ke Kalimantan Tengah

Sabtu, 24 September 2022 | 17:10

TANGERANGNEWS.com-Jika anda sedang memiliki rencana untuk berkunjung ke Kota Sampit, maka anda bisa mencoba untuk mengunjungi beragam destinasi menarik yang sayang untuk dilewatkan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill