Lebih dari Separuh ASN Pemkot Tangerang Perempuan, Isi Beragam Jabatan Strategis
Selasa, 21 April 2026 | 16:03
Peringatan Hari Kartini tahun 2026 menjadi momentum spesial bagi Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang.
TANGERANGNEWS.com-Pengendara sepeda motor sport jenis KTM RC250 mengalami kecelakaan tunggal di atas Flyover Ciputat, Tangerang Selatan, Selasa 9 November 2021 dini hari sekitar pukul 03.15 WIB. Pengemudi berinisial B tewas seketika dan seorang yang membonceng berinisial MN mengalami luka parah.
Saat dikonfirmasi, Kanit Laka Lantas Polres Tangsel Iptu Nanda Setya Pratama Baso membenarkan peristiwa kecelakaan tersebut.
Kronologi kecelakaan bermula ketika B dan MN berboncengan memacu kencang kendaraannya dari arah Bogor menuju Jakarta. "Mereka melaju dengan kecepatan tinggi," ujar Nanda
Ketika sampai di atas Flyover Ciputat, motor tersebut kehilangan kendali. "Tiba-tiba kendaraan oleng, si pengendara tidak bisa mengendalikan kendaraannya," imbuhnya.
Akibatnya, motor yang memiliki kapasitas mesin cukup tinggi itu pun terjatuh. Pengemudi terpelanting ke permukaan jalan dan tewas seketika dengan bagian kepala terbentur aspal. "Pengemudinya meninggal di tempat,” ucap Nanda.
Sedangkan MN menderita luka-luka setelah terseret beberapa meter dari posisi awal sepeda motor. Korban pun langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.
“Sepeda motor terseret sekitar 10 meter dengan posisi kaki MN tersangkut di sela-sela antara ban dan rantai sehingga ikut terseret motor. Korban langsung dibawa ke RS Fatmawati,” jelas Nanda.
Peringatan Hari Kartini tahun 2026 menjadi momentum spesial bagi Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang.
TODAY TAGKantor Regional I PT Angkasa Pura Indonesia (Injourney Airports) menyatakan kesiapan penuh untuk melayani keberangkatan jemaah haji tahun 1447H/2026.
Masyarakat yang sedang mencari hunian atau peluang investasi properti kini punya kesempatan untuk mengenal lebih dekat berbagai produk unggulan dari Paramount Land melalui ajang Paramount Land Big Exhibition 2026.
-Belakangan ini, ruang publik kita diwarnai oleh narasi yang cukup mengusik logika akademik: mengurus negara konon tak bisa hanya mengandalkan "ilmu buku".
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews