Connect With Us

Mayoritas Belum Berizin, Benyamin Janji Tanggung Biaya Legalitas UMKM di Tangsel

Rachman Deniansyah | Rabu, 1 Desember 2021 | 13:07

Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie. (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Puluhan ribu unit Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang bergeliat di Kota Tangerang Selatan belum memiliki legalitas. 

Hal tersebut membuat Pemerintah Kota Tangsel harus bertindak. Pasalnya, banyak sekali produk-produk hasil kreasi para pelaku usaha di kota ini yang memiliki potensi. 

Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie mengatakan, kendala yang dialami oleh para pelaku usaha ini harus difasilitasi. 

Ia pun akan menyiapkan sejumlah program yang dapat menstimulus agar usaha-usaha di wilayahnya ini dapat berkembang. Salah satunya, yakni dengan menanggung seluruh pembiayaan dalam legalisasi usaha. 

"Makanya kami juga meluncurkan program fasilitasi legalitas bagi UMKM, kalau dia bentuk koperasi kita yang ngebiayain ke notarisnya, daftar ke Kemenkumham dan sebagainya kita yang membiayai," ujar Benyamin saat dijumpai di Puspemkot Tangsel, Rabu, 1 Desember 2021.

Benyamin percaya, dengan fasilitas yang diberikan itu para pelaku usaha bakal terpacu untuk lebih berkreasi menuangkan inovasi dalam setiap produknya. 

"Di kita banyak sekali produk yang unggul. Banyak, seperti sagon bakar, pecak ikan. Nah pecak ikan misalnya, agar orang luar Tangsel bisa menikmati gimana caranya? Misalkan dengan dimasak kering, jadi bisa tahan lama. Itulah inovasi produk," terangnya. 

Dengan demikian, kata Benyamin, secara tidak langsung perputaran ekonomi di wilayahnya bakal terus berkembang. Diharapkan pula agar mampu menyumbang pendapatan bagi daerah. 

"Jadi ini peluang dan kesempatan yang sangat besar untuk semuanya," pungkasnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Tangsel, Deden Deni menerangkan, sejak 2020 lalu tercatat ada sebanyak 90 ribuan UMKM di Tangsel. 

Mamun mirisnya, hanya sebagian kecil usaha yang sudah memiliki legalitas. Padahal, ketetapan hukum itu sangat diperlukan bagi pelaku untuk mengembangkan usahanya. 

"Hari ini kurang lebih ada 90 ribu pelaku UMKM. Itu data pada 2020 yang kita survei dari bebagai informasi seperti BPS, dan usulan BPUM (Bantuan Produktif Usaha Mikro) itu secara tidak langsung menjadi data kita. Permasalahannya masih sedikit yang punya legalitas, di bawah 10 persen," tandasnya.

BANTEN
Pencak Silat Didorong Jadi Ekskul dan Mulok Sekolah di Banten

Pencak Silat Didorong Jadi Ekskul dan Mulok Sekolah di Banten

Jumat, 23 Oktober 2026 | 19:26

Pemerintah Provinsi (Pemptov) Banten mendorong agar seni bela diri tradisional pencak silat dapat dijadikan sebagai muatan lokal (mulok) maupun kegiatan ekstrakurikuler di berbagai satuan pendidikan.

KAB. TANGERANG
Genjot Hasil Panen Padi, Teknologi Pertanian BRIN Diuji Coba di Kabupaten Tangerang

Genjot Hasil Panen Padi, Teknologi Pertanian BRIN Diuji Coba di Kabupaten Tangerang

Jumat, 23 Oktober 2026 | 19:36

Guna meningkatkan produktivitas padi sawah, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Tangerang menggandeng Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) untuk inovasi dan riset ilmiah.

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

BANDARA
Mantan Dirut Angkasa Pura Kargo Jadi Tersangka, Rugikan Negara Rp4,94 Miliar

Mantan Dirut Angkasa Pura Kargo Jadi Tersangka, Rugikan Negara Rp4,94 Miliar

Jumat, 23 Oktober 2026 | 13:46

Mantan Direktur Utama PT Angkasa Pura Kargo (APK) berinisial GM ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Tangerang dalam perkara dugaan korupsi kerja sama pengoperasian pesawat udara tahun 2022.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill