Connect With Us

KRL Anjlok di Stasiun Sudimara Tangsel, Perlintasan Tanah Abang-Serpong Terganggu

Rachman Deniansyah | Minggu, 5 Desember 2021 | 14:55

Tangkapan layar Kereta rel listrik (KRL) jurusan Tanah Abang-Serpong mengalami anjlok di perlintasan sekitar Stasiun Sudimara, Jombang, Ciputat, Tangerang Selatan, Minggu, 5 November 2021 siang. (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Kereta rel listrik (KRL) jurusan Tanah Abang-Serpong mengalami anjlok di perlintasan sekitar Stasiun Sudimara, Jombang, Ciputat, Tangerang Selatan, Minggu, 5 November 2021 siang. Akibatnya perlintasan arah Tanah Abang-Serpong mengalami gangguan. 

Hal tersebut turut dibenarkan VP Corporate Secretary KAI Commuter Anne Purba, saat dikonfirmasi awak media. 

Menurutnya, kereta yang mengalami anjlok tersebut merupakan kereta kosong yang tidak ditumpangi pengguna.

"Sedang tidak melayani pengguna. KRL tersebut adalah kereta cadangan yang sedang disiapkan menuju ke Stasiun Tanah Abang," tutur Anne melalui keterangan resminya. 

Gangguan tersebut terjadi sekitar pukul 12.20 WIB. Namun saat ini petugas telah terjun di lokasi untuk melakukan penanganan.

"KAI Commuter memohon maaf atas kendala perjalanan KRL yang terjadi di sekitar Stasiun Sudimara sehubungan gangguan operasional pada KRL D1/10519," ungkapnya. 

Untuk mengatasi gangguan perjalanan para pengguna, pihaknya akan melakukan rekayasa operasi di perlintasan Tanah Abang-Serpong tersebut. 

Jadi, KRL yang akan melintas di sepanjang Stasiun Serpong hingga Stasiun Kebayoran diatur bergantian menggunakan satu jalur.

"Meskipun masih dapat melintas di lokasi menggunakan satu jalur, namun tetap akan ada keterlambatan perjalanan KRL sehubungan adanya gangguan operasional ini dan upaya penanganannya dalam beberapa waktu mendatang," tuturnya. 

Untuk itu, ia mengimbau kepada para pengguna untuk selalu mengikuti informasi dari petugas di Stasiun dan KRL.

"Mohon tidak memaksakan diri naik ke dalam kereta yang telah terisi sesuai kuota. Untuk perjalanan KRL yang terdampak saat ini hanya di lintasan Rangkasbitung, sementara seluruh lintas lainnya masih terpantau normal," tandasnya.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

TOKOH
Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Selasa, 3 Februari 2026 | 21:28

Nama Habib Bahar bin Smith kembali muncul dalam kasus perkara hukum. Ulama kontroversial ini ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) di wilayah Cipondoh,

KAB. TANGERANG
Belum Punya Alat Rekam Jantung, Kemenkes Bakal Salurkan ke 44 Puskesmas Tangerang

Belum Punya Alat Rekam Jantung, Kemenkes Bakal Salurkan ke 44 Puskesmas Tangerang

Jumat, 6 Februari 2026 | 21:12

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia (RI) berencana memberikan bantuan berupa Elektrokardiogram (EKG), sebuah alat yang merekam aktivitas jantung guna mendeteksi gangguan kardiovaskular.

SPORT
Jelang Laga Lawan China, Coach Timnas U-17: Musuh Lebih Diunggulkan

Jelang Laga Lawan China, Coach Timnas U-17: Musuh Lebih Diunggulkan

Jumat, 6 Februari 2026 | 16:06

Pelatih Kepala Tim Nasional (Timnas) Indonesia U-17 Nova Arianto menyebut bahwa skuad musuh berada di posisi yang lebih diunggulkan pada laga yang akan digelar di Indomie Arena Tangerang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill