Connect With Us

Harga Cabai Makin 'Pedas', Tembus Rp120 Ribu per Kg di Tangsel 

Rachman Deniansyah | Kamis, 23 Desember 2021 | 13:46

Wakil Wali Kota Tangsel Pilar Saga Ichsan beserta jajarannya melakukan inspeksi mendadak (sidak) di dua pasar berbeda, yakni Pasar Tradisional Serpong, dan Pasar Modern BSD, Kamis, 23 Desember 2021. (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Menjelang pengujung tahun, harga cabai pada sejumlah pasar di wilayah Tangerang Selatan mengalami kenaikan yang fantastis. Untuk jenis tertentu, harganya dapat meroket hingga empat kali lipat. 

Kenaikan harga tersebut didapati saat Wakil Wali Kota Tangsel Pilar Saga Ichsan beserta jajarannya melakukan inspeksi mendadak (sidak) di dua pasar berbeda, yakni Pasar Tradisional Serpong, dan Pasar Modern BSD, Kamis, 23 Desember 2021. 

"Kita melihat bahwa ada kenaikan menjelang tahun baru. Kenaikannya sudah 10 harian, naik setiap hari. Kenaikan paling signifikan itu adalah harga cabe. Cabe mercon (rawit) itu yang paling tinggi," ujar Pilar di Pasar Modern BSD usai melaksanakan sidak. 

Lebih lanjut, pedagang cabai, Jay, 25 menuturkan, kenaikan  harga cabai jenis rawit mengalami kenaikan hingga lebih dari 300 persen. Kenaikan itu, terjadi secara terus-menerus pada setiap harinya. 

Wakil Wali Kota Tangsel Pilar Saga Ichsan beserta jajarannya melakukan inspeksi mendadak (sidak) di dua pasar berbeda, yakni Pasar Tradisional Serpong, dan Pasar Modern BSD, Kamis, 23 Desember 2021.

"Cabai rawit mercon Rp120 ribu per kilo. Naik setiap hari Rp10 ribu. Harga normalnya Rp35 ribu," kata Jay di lokasi yang sama. 

Sedangkan cabai jenis lainnya, rawit hijau juga mengalami kenaikan hingga 100 persen. "Rawit hijau Rp 60 ribu per kilo, normalnya Rp 30 ribu per kilo," tuturnya. 

Pantauan TangerangNews.com di lokasi, kenaikan harga tidak hanya terjadi pada komoditi cabai saja. Namun juga sejumlah barang lainnya, seperti, telur, bawang, minyak goreng, hingga beras curah. 

Kenaikan tersebut, diprediksi terjadi akibat pasokan yang mulai menipis. Namun di sisi lain, tingkat permintaan atau demand dari masyarakat terus meningkat.

BANTEN
16 Lokasi di Banten Masih Menanti Akses Listrik, PLN Targetkan Menyala Akhir Desember

16 Lokasi di Banten Masih Menanti Akses Listrik, PLN Targetkan Menyala Akhir Desember

Kamis, 8 Oktober 2026 | 11:15

Sebanyak 16 lokasi di Banten masih dalam proses pembangunan jaringan listrik perdesaan. PLN UID Banten menargetkan seluruh jaringan tersebut dapat selesai dan mulai menyala pada akhir Desember 2026.

BISNIS
Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:33

Sejumlah pimpinan media lokal menolak wacana sentralisasi kompensasi penggunaan konten berita melalui Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) dalam pembahasan revisi Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta.

WISATA
Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Selasa, 6 Oktober 2026 | 19:40

Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

KAB. TANGERANG
Musang Sampai Kera di Kabupaten Tangerang Divaksin Rabies

Musang Sampai Kera di Kabupaten Tangerang Divaksin Rabies

Senin, 12 Oktober 2026 | 19:12

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) memberikan layanan Vaksinasi Rabies Gratis bagi hewan peliharaan warga.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill