Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya
Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan mengeklaim belum menemukan satupun kasus Covid-19 varian Omicron di wilayahnya.
"Alhamdulillah belum (ada kasus Omicron). Hasil tracing dari Dinas Kesehatan Kota Tangsel Alhamdulillah di Tangsel ini belum ada," ungkap Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie, Kamis, 6 Desember 2021.
Kendati kasus penularan varian Omicron ini belum ditemukan di Tangsel, namun Pemkot akan tetap bersiaga.
Menurut Benyamin, terdapat sejumlah langkah yang telah disiapkan olehnya. Salah satunya dengan menyiagakan tempat karantina terpusat, jika suatu waktu kasus tersebut ditemukan.
"Kami tetap menyiapkan RLC (Rumah Lawan Covid-19) sebagai lokasi isolasi atau karantina pasien Covid-19. Jadi, kesiapan tetap kami lakukan," ujar Benyamin.
Rumah Lawan Covid-19 Kota Tangsel, memiliki ketersediaan kapasitas mencapai 336 tempat tidur yang meliputi tiga zona berbeda.
Selain itu, seluruh infrastruktur mulai dari fasilitas penunjang hingga tenaga medis juga kini masih disiagakan.
"Jadi kita jaga betul. Persiapannya tetap kita lakukan," imbuhnya.
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
TODAY TAGRasa lelah setelah bekerja merupakan hal yang wajar. Namun, ketika seseorang merasa kehabisan energi, kehilangan semangat, hingga tidak mampu memulai pekerjaan meski sudah berada di depan meja kerja, kondisi tersebut bisa menjadi tanda burnout.
Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang terus berupaya mempercepat realisasi proyek Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL). Saat ini wacana tersebut berfokus penuh pada penyiapan infrastruktur lahan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews