KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan
Senin, 7 September 2026 | 15:29
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TANGERANGNEWS.com-Kebakaran hebat melanda bangunan gudang penyimpanan kayu yang terletak di Jalan Cendana, Pondok Pucung, Pondok Aren, Tangerang Selatan pada Sabtu, 8 Januari 2022 siang.
Bangunan dengan luas mencapai sekitar 200 persegi itu habis dilalap si jago merah beserta seluruh isinya.
Komandan Regu Tim Bravo Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Tangsel Rifky menuturkan, peristiwa terjadi sekitar pukul 11.00 WIB.

Api yang diduga berasal dari adanya hubungan arus pendek listrik itu, kian membesar dan menjalar hingga menghabiskan seluruh isi bangunan.
"Dugaannya korsleting listrik. Setelah diperiksa lagi tidak ada dugaan lain. Yang terbakar gudang penyimpanan dan rumah tinggal warga," ungkap Rifky saat dihubungi.
Saat melakukan pemadaman, personel pemadam kebakaran sempat kewalahan. Pasalnya, isi bangunan tersebut penuh dengan kayu, yang merupakan bahan mudah terbakar.

Setidaknya, kata Rifky, sebanyak 10 unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan ke lokasi. Api baru dapat dijinakkan ketika hari beranjak sore.
"Karena kayu itu mudah terbakar. Tadi api sudah dapat dipadamkan sebelum magrib. Namun sampai sekarang ini masih tahap pendinginan. Soalnya, kayu ini sudah menjadi tumpukkan tinggi ditutupi oleh seng," tuturnya.
Meski tak ada korban jiwa, akibat kejadian itu pemilik gudang harus merugi hingga puluhan jutaan rupiah. "Kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp25 juta," ujarnya.
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TODAY TAGMenyikapi perkembangan situasi di Riyadh, Arab Saudi, Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) Kota Tangerang memastikan operasional penerbangan langsung menuju Jeddah dan Madinah hingga saat ini tetap berjalan normal dan lancar.
Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Kota Tangerang masuk kategori Awas dalam Peringatan Dini Kekeringan Meteorologis Dasarian I Oktober 2026 berdasarkan surat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) tertanggal 5 Oktober 2026.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews