Connect With Us

Demi Kebagian Minyak Goreng Murah, Pelajar & Bocah Ikut Antre di Pamulang

Rachman Deniansyah | Selasa, 11 Januari 2022 | 11:02

pasar minyak goreng yang dijual dengan harga murah di halaman Kantor Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan, pada Selasa, 11 Januari 2021. (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kota Tangerang Selatan menggelar operasi pasar minyak goreng yang dijual dengan harga murah di halaman Kantor Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan, pada Selasa, 11 Januari 2021. 

Sejak pagi hari, antrean warga pun sudah mulai terlihat mengular. Warga yang mayoritas berasal dari Pamulang ini berbondong-bondong datang demi dapat membeli minyak goreng dengan harga miring. 

Minyak goreng tersebut dijual jauh dari harga pasaran. Per satu liternya dijual dengan harga Rp14 ribu. Namun, setiap orang dibatasi hanya dapat membeli dua liter saja. 

Sejumlah warga ada yang mengakalinya dengan mengajak anaknya yang masih kecil untuk ikut mengantre. 

Seperti salah satunya Endang, 62. Ia mengajak buah hatinya yang masih di bawah umur untuk rela berada di tengah antrean panjang itu. 

"Saya dua (liter) terus anak dua (liter). Soalnya satu rumah ada tiga keluarga," kata Endang usai membeli minyak goreng di lokasi. 

Operasi pasar ini, menurut dia sangat menguntungkan. Harga minyak yang dijual dalam operasi pasar ini, jauh lebih murah dibandingkan di pasaran. Hal itulah yang menjadikan dirinya rela mengajak putranya yang masih kecil untuk mengantre. 

"Ya sangat terbantu. Satu liternya Rp14 ribu. Kalau normal kemarin saya beli ukuran dua liter Rp42 ribu," paparnya. 

Senada dengannya, Sumiati, 42, warga lainnya, berharap agar kegiatan serupa dapat terus dilakukan. Pasalnya, di awal tahun ini banyak komoditas lain yang juga mengalami kenaikan harga. 

"Harapannya tidak Cuma minyak goreng, tapi barang lain juga. Inginnya harga pasar bisa kembali normal, sembako apalagi cabai," harapnya. 

Sementara itu menurut pantauan di lokasi, selain anak kecil dalam antrean tersebut juga terlihat sejumlah pelajar. 

Bahkan, mereka masih lengkap mengenakan seragam putih biru beserta tas yang masih digendong. Pelajar tersebut rela mengantre, hingga mencapai barisan terdepan.

KAB. TANGERANG
Kemarau Ekstrem, Warga Cukanggalih Tangerang Terpaksa Tempuh 2 KM Demi Dapatkan Air Bersih

Kemarau Ekstrem, Warga Cukanggalih Tangerang Terpaksa Tempuh 2 KM Demi Dapatkan Air Bersih

Selasa, 29 September 2026 | 22:57

Dampak kemarau panjang yang telah berlangsung selama enam bulan terakhir membuat warga Desa Cukanggalih, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, mengalami krisis air bersih yang parah.

KOTA TANGERANG
Modus Ngaku Petugas Provider, Pria di Tangerang Gasak Puluhan Perangkat BTS Senilai Rp481 Juta

Modus Ngaku Petugas Provider, Pria di Tangerang Gasak Puluhan Perangkat BTS Senilai Rp481 Juta

Selasa, 29 September 2026 | 19:30

Tim Unit V Resmob Satreskrim Polres Metro Tangerang Kota membongkar kasus pencurian infrastruktur telekomunikasi tower Base Transceiver Station (BTS).

TANGSEL
Urai Kemacetan Rawa Buntu Tangsel, Rekayasa Lalu Lintas Titik U-Turn Baru Diuji Coba 3 Hari

Urai Kemacetan Rawa Buntu Tangsel, Rekayasa Lalu Lintas Titik U-Turn Baru Diuji Coba 3 Hari

Senin, 28 September 2026 | 19:58

Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) bersama Kepolisian melakukan uji coba rekayasa lalu lintas di Jalan Raya Rawa Buntu, Serpong, selama tiga hari, 28-30 September 2026.

OPINI
Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi

Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi

Jumat, 18 September 2026 | 20:40

Pergantian pimpinan di kementerian keuangan selalu menjadi diskursus publik yang sangat didominasi oleh analisis terkait stabilitas ekonomi makro dan fluktuasi pasar modal.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill