Sinar Mas Land Hadirkan Hunian Sekaligus Tempat Usaha Seharga Rp1,9 Miliar
Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:00
Permintaan terhadap hunian dan ruang komersial berkonsep loft di wilayah Bogor terus menunjukkan potensi pertumbuhan yang kuat.
TANGERANGNEWS.com-Hujan deras dan angin kencang yang melanda sejak sore hari, Rabu, 12 Januari 2022, menyebabkan pohon berukuran cukup besar di Jalan Pajajaran, Pamulang, Tangerang Selatan, tumbang dan menutup sebagian badan jalan.
Akibatnya, arus lalu lintas baik yang mengarah ke wilayah Pamulang ataupun ke Ciputat menjadi terhambat. Kemacetan pun tak dapat dihindari.
Warga sekitar, Agung menuturkan, pohon yang roboh itu terjadi sekitar pukul 18.00 WIB. "Pokoknya saat mau azan magrib. Tepatnya waktu hujan lagi deras banget, angin juga kencang," ujar Agung.
Pohon tersebut tumbang ke arah jalan, sehingga kendaraan tak dapat melintas. Beruntung ketika peristiwa itu terjadi, tak ada pengendara yang tertimpa. "Jalanan lagi kosong, kan hujan deras banget. Itu sempat macet, orang-orang juga putar balik karena (batang pohon) melintang ke jalanan," katanya.
Begitu hujan sudah reda, warga sekitar langsung gotong royong menyingkirkan pohon besar tersebut. "Di situ kan banyak warga, waktu hujan reda langsung dievakuasi, dipotong," imbuhnya.
Pantauan di lokasi, arus lalu lintas kini sudah kembali normal. Batang pohon yang sempat menghalangi jalan oun telah dipindah dan diletakkan di sisi jalan.
Kejadian pohon tumbang juga terjadi di lokasi lain. Tepatnya di Jalan H. Taip, Kedaung, Pamulang, Tangsel.
Waktu kejadian pun tak jauh berbeda. Saat ini, pohon tersebut juga telah dievakuasi dan tidak lagi menghalangi arus lalu lintas.
Permintaan terhadap hunian dan ruang komersial berkonsep loft di wilayah Bogor terus menunjukkan potensi pertumbuhan yang kuat.
TODAY TAGPresiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.
Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kabupaten Tangerang mencatat ada sepanjang 300 kilometer (Km) jalan di wilayahnya mengalami kerusakan berat.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews