Connect With Us

DPR Contoh BSD dan Alam Sutera untuk Wacana Perpindahan Ibu Kota Negara

Rangga Agung Zuliansyah | Jumat, 14 Januari 2022 | 16:06

Digital HUB BSD City. (@TangerangNews / Rangga A Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Panitia Khusus Rancangan Undang-undang Ibu Kota Negara (Pansus RUU IKN) DPR RI tengah mencari kawasan yang akan dijadikan contoh untuk rencana perpindahan ibu kota RI ke tempat baru.

Salah satu yang akan ditinjau adalah kawasan Bumi Serpong Damai (BSD) dan Alam Sutera, Kota Tangsel. Rencananya rombongan panitia akan datang pada Minggu 16 Januari 2022.

Ketua Pansus RUU IKN DPR Ahmad Doli Kurnia mengungkapkan peninjauan lapangan ke BSD dan Alam Sutera dilakukan karena dua kawasan tersebut sukses membangun kota baru sebagai kota cerdas, hijau, dan berkelanjutan.

Konsep tersebut nantinya diadopsi di ibu kota baru yang akan disebut smart city, sustainable city dan green city.

“Kita juga harus melihat contoh-contoh di mana tempat-tempat yang sudah dikategorikan memenuhi slogan-slogan itu," kata Doli seperti dilansir dari CNN Indonesia, Kamis 13 Januari 2022.

Menurut Ahmad Doli, pemerintah mengusulkan agar DPR mempunyai bayangan soal IKN baru yang akan dibangun dengan berkaca pada kawasan BSD dan Alam Sutera.

Peninjauan lapangan ini penting dilakukan karena pihaknya sudah mau masuk tahap pembicaraan soal master plan IKN baru.

"Apalagi kita nanti sudah mau bicara soal master plan, itu nanti terkait dengan itu. Kemudian kita juga akan berkunjung pada hari minggu ke BSD dan Alam Sutera," ucapnya.

Sebelum ke BSD dan Alam Sutera, Pansus RUU IKN DPR akan melakukan kunjungan kerja ke Kalimantan Timur (Kaltim) pada 14 hingga 15 Januari.

Salah satu agenda kunjungan kerja ke Kaltim adalah memastikan lahan bakal ibu kota baru berstatus tanah negara.

"Sejak awal pemerintah meminta melalui Menteri PPN menjelaskan bahwa ini memang statusnya adalah tanah negara, besok kita mau lihat, besok kami akan kunjungan ke Kaltim, persis di titik nol-nya, nah kita lihat nanti," kata Doli.

Dia menuturkan, Pansus RUU IKN juga akan bertemu dengan masyarakat setempat untuk mendengar aspirasi mereka mengenai rencana pemindahan ibu kota ke Kaltim.

"Kita besok ketemu dengan seluruh LSM atau kelompok masyarakat yang selama ini memberikan aspirasinya kita akan ketemu besok di sana, kita juga ketemu pemerintah daerah, rapat di sana," ujar Waketum Golkar itu.

TOKOH
Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Selasa, 3 Februari 2026 | 21:28

Nama Habib Bahar bin Smith kembali muncul dalam kasus perkara hukum. Ulama kontroversial ini ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) di wilayah Cipondoh,

BANTEN
Gegara Jalan Rusak, Tukang Ojek Gugat Pemprov Banten dan Pemkab Pandeglang Rp100 Miliar

Gegara Jalan Rusak, Tukang Ojek Gugat Pemprov Banten dan Pemkab Pandeglang Rp100 Miliar

Kamis, 26 Februari 2026 | 11:53

Seorang tukang ojek asal Pandeglang, Al Amin, melayangkan gugatan perdata terhadap Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pandeglang dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten.

TEKNO
YouTube Eror di Indonesia, Pengguna Tak Bisa Akses Beranda hingga Shorts

YouTube Eror di Indonesia, Pengguna Tak Bisa Akses Beranda hingga Shorts

Rabu, 18 Februari 2026 | 13:37

Layanan berbagi video milik Google, YouTube, dilaporkan mengalami gangguan secara global pada Rabu, 18 Februari 2026, pagi sekitar pukul 08.00 WIB.

NASIONAL
Bayaran Debt Collector Bisa Capai Rp20 Juta per Unit, Ini Aturan Penagihannya

Bayaran Debt Collector Bisa Capai Rp20 Juta per Unit, Ini Aturan Penagihannya

Kamis, 26 Februari 2026 | 11:36

Nasabah yang menunggak cicilan pinjaman berisiko berhadapan dengan penagih utang atau debt collector. Profesi ini kerap mendapat citra negatif, terutama jika praktik penagihannya dilakukan secara intimidatif atau melanggar aturan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill