Awas! Emosi Meledak Bisa Picu Serangan Jantung Mendadak, Simak Penjelasan Dokter Spesialis
Rabu, 23 September 2026 | 20:12
Marah hebat, stres berat, hingga kecemasan berlebihan sering kali dianggap sebatas persoalan emosional atau psikologis biasa.
TANGERANGNEWS.com-Perbedaan harga minyak goreng yang terlampau jauh antara di ritel modern dan toko eceran di pasaran membuat warga Tangerang Selatan kebingungan.
Untuk di toko eceran, pedagang masih menjualnya dengan harga di pasaran. Tak mampu menyaingi harga yang dijual di ritel-ritel modern.
Salah satu pedagang sembako, Lilis menuturkan, dirinya masih mematok harga sekitar Rp40 ribu per dua liternya. Sedangkan di ritel, dijual setengah harga lebih murah.
"Kita engga sanggup mengikuti harga ritel yang menjual Rp14 ribu per liter. Pertanyaan saya, kenapa Pemerintah ketika menetapkan harga Rp14 ribu tidak mempersiapkan buat kami pedagang kecil," ucap Lilis, Rabu, 26 Januari 2022.
Meski begitu, ia mengaku stok minyaknya selalu habis terjual. Hal itu disebabkan oleh banyaknya permintaan kebutuhan masyarakat.
"Laku juga sih, karena stok di ritel modern itu engga banyak. Saya jual Rp40 ribu tetap laku ini sudah mau habis," katanya.
Ia berharap, agar pemerintah dapat menggelar pasar murah dan memberi pasokan kepada para pedagang eceran sepertinya.
"Kalau melihat situasi ini harusnya digelar operasi pasar. Nah masyarakat dan pedagang kecil juga diberikan hak yang sama untuk menjalankan usahanya," katanya.
Sementara itu, di sisi lain keberadaan minyak goreng murah yang dijual di seluruh ritel modern, kini telah langka.
Masyarakat langsung menyerbunya ketika pemerintah mengumumkan kebijakan pemangkasan harga tersebut.
Salah satu pegawai minimarket di Kawasan Serpong, HS menuturkan, stok minyak murah kini telah ludes.
"Semenjak pemerintah mengumumkan, itu langsung habis," kata HS.
Menurutnya, hingga kini belum ada pengantaran stok minyak lagi ke tempatnya bekerja. Sedangkan permintaan masyarakat masih cukup tinggi.
"Sampai sekarang kosong. Stok atau barangnya belum dikirim dari kantor," katanya.
Hal itu pun membuat masyarakat dilema. Seperti halnya yang dirasakan oleh salah satu ibu muda yang tinggal di wilayah Pamulang, Lisa.
"Ya gimana? Saya sudah cari itu kosong semua di minimarket. Sedangkan di pasar biasa (toko eceran) itu masih mahal. Harganya beda dua kali lipat," ungkapnya.
Atas kondisi itu, ia pun harus pintar-pintar mengakalinya. Salah satunya dengan mengirit pemakaian minyak goreng di rumah atau hingga menggantinya dengan mentega.
"Jadi sekarang saya irit-irit banget pemakaian minyak. Bahkan kalau goreng buat anak, kadang saya pakai mentega," tandasnya.
Marah hebat, stres berat, hingga kecemasan berlebihan sering kali dianggap sebatas persoalan emosional atau psikologis biasa.
TODAY TAGKematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
Antusiasme orangtua untuk menyekolahkan anaknya di Syafana Islamic School terbilang tinggi. Hingga Open Day tahun ajaran 2027-2028 digelar, hampir 1.000 calon siswa telah mendaftarkan diri secara online.
Jenazah Surakman, 60, salah satu Anak Buah Kapal (ABK) KM Arupadhatu 1 yang dilaporkan hilang kontak di perairan Selat Sunda, dijadwalkan diterbangkan dari Bengkulu menuju di Bandara Soekarno-Hatta, Kota Tangerang, pada Kamis 24 September 2026.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews