Connect With Us

Polisi Sita 2,2 Kg Sabu, Antara Lain dari Ciputat Tangsel

Tim TangerangNews.com | Senin, 28 Maret 2022 | 13:28

Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Putu Kholis Ariana (tengah) dalam pengungkapan kasus narkoba. (@TangerangNews / Polres Pelabuhan Tanjung Priok)

TANGERANGNEWS.com-Ribuan gram narkotika jenis sabu-sabu berhasil disita Kepolisian Resor Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta Utara, sebagai barang bukti dari delapan orang tersangka yang ditangkap dari tiga lokasi pada 1-26 Maret 2022, di antaranya di Tangerang Selatan.

Kepala Polres Pelabuhan Tanjung Priok, Ajun Komisaris Besar Polisi, Putu Kholis Ariana, mengatakan, tiga lokasi itu adalah di Kembangan Jakarta Barat, Kemayoran Jakarta Pusat, dan Ciputat Tangerang Selatan (Tangsel ), dengan total barang bukti yang disita sebanyak 2,2 kilogram sabu.

"Pertama di daerah Kembangan, kami mendapatkan tersangka berinisial AR, pengedar sabu, dengan barang bukti 118, 2 gram," kata Kholis di Jakarta, Senin 28 Maret 2022, seperti dikutip dari Antara.

Kholis menyebutkan, kasus di Kembangan terungkap berkat hasil penyelidikan personel Satuan Reserse Narkoba Polres Pelabuhan Tanjung Priok ke rumah kontrakan pelaku di Jalan Kampung Salo, Kembangan Utara, Kembangan, Jakarta Barat, pada 1 Maret 2022.

Dari penangkapan di Kembangan, Kepolisian Sektor Kawasan Muara Baru juga menyelidiki peredaran narkoba di Apartemen Mediterania, Kemayoran, Jakarta Pusat.

Penyelidikan narkoba yang dilakukan jajaran Polres Pelabuhan Tanjung Priok itu adalah upaya mendukung Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya dan Polres Metro Jakarta Utara yang selama ini intensif melakukan penertiban di Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara.

"Kami mengantisipasi adanya perubahan pola peredaran narkotika dengan melakukan pengawasan dan penindakan di wilayah luar yang berbatasan dengan Kampung Bahari," ungkap Kholis.

Dalam penyelidikan tersebut, Polsek Kawasan Muara Baru menemukan serta menyita barang bukti sabu berjumlah 1.960 gram beserta dua set alat penghisap yang ditemukan dari enam tersangka antara lain, YEP, 27, BTY, 17, RS, 19, MDS, 20, PACL, 30, dan TEH, 22, pada 24 Maret 2022.

"Dari pengungkapan itu, kami mengamankan enam tersangka, dua di antaranya bandar yang berasal dari Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, berikut pengedarnya. Total barang bukti 1.960 gram bruto atau 1,96 kilogram sabu," terang Kholis.

Terkini, pada 25 Maret, polisi menyita 204,71 gram sabu serta menangkap satu orang tersangka pengedarnya berinisial A, 54, dari Ciputat, Tangerang Selatan. "Jadi dari tiga pengungkapan itu, total yang barang bukti kami sita lebih dari 2,2 kilogram sabu dan total tersangka delapan orang," ungkap Kholis.

Atas perbuatannya, delapan tersangka kasus narkoba itu dijerat pasal berlapis, yakni pasal 114 ayat 2 subsider pasal 112 ayat 2 Jo Pasal 132 ayat 1 UU Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara dan pidana denda maksimal 10.000.000.000 ditambah sepertiga.

PROPERTI
Penghuni Paramount Petals Bertambah, Klaster Lily Mulai Diserahterimakan ke Konsumen

Penghuni Paramount Petals Bertambah, Klaster Lily Mulai Diserahterimakan ke Konsumen

Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:29

Pengembangan kawasan hunian Paramount Petals memasuki babak baru. Setelah hampir dua tahun dipasarkan, pengembang mulai menyerahkan kunci rumah kepada para pembeli di Klaster Lily.

AYO! TANGERANG CERDAS
Jalur Mutasi SPMB SMP Kota Tangerang Dibuka Besok

Jalur Mutasi SPMB SMP Kota Tangerang Dibuka Besok

Senin, 29 Juni 2026 | 19:00

Proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMP Negeri Tahun Ajaran 2026/2027 masih berlangsung.

KAB. TANGERANG
Bisnis Lendir Berkedok Kontrakan di Sepatan Tangerang Terbongkar, Satpol PP Temukan Kondom dan Miras

Bisnis Lendir Berkedok Kontrakan di Sepatan Tangerang Terbongkar, Satpol PP Temukan Kondom dan Miras

Senin, 6 Juli 2026 | 14:09

Praktik prostitusi tampaknya masih menjadi pekerjaan rumah yang belum usai di Kabupaten Tangerang. Memanfaatkan aplikasi, para pelaku menggunakan modus online dengan menjadikan kamar kontrakan sebagai tempat transaksi esek-sesek

MANCANEGARA
Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51

Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill