Connect With Us

12 Remaja Tawuran Bawa Sajam dan Busur Panah Diciduk di Pondok Aren Tangsel

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 7 April 2022 | 20:15

Kapolsek Pondok Aren Kompol Dimas Aditya saat dimintai keterangan terkait belasan remaja pelaku aksi tawuran dan balapan liar di daerah Kota Tangerang Selatan (Tangsel), pada saat menjelang sahur, Kamis 7 April 2022. (@TangerangNews / Rangga A Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Polisi kembali mengamankan belasan remaja pelaku aksi tawuran dan balapan liar di daerah Kota Tangerang Selatan (Tangsel), pada saat menjelang sahur, Kamis 7 April 2022.

Aksi yang meresahkan masyarakat tersebut diketahui saat polisi berpatroli rutin sekitar Jurangmangu, Kecamatan Pondok Aren.

"Pada saat patroli datang, mereka langsung bubar. Hanya sebagian kecil yang kedapatan kita amankan," ungkap Kapolsek Pondok Aren Kompol Dimas Aditya 

Ada sebanyak 12 remaja yang diamankan dalam aksi tawuran tersebut. Mereka ternyata berasal dari dua kelompok berbeda yakni kelompok Jurangmangu dan Cikini. Saat ditanya mereka tidak saling kenal.

"Mereka ini walau dari satu kelompok, tidak saling kenal. Jadi saat dicek ponselnya mereka janjian (tawuran) dengan menggunakan grup Whats App," ujar Kapolsek.

Dari para remaja tersebut, polisi mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga digunakan untuk aksi tawuran.

Seperti lima unit ponsel, lima sarung yang digulung, tongkat stik golf, anak busur, petasan, hingga senjata tajam jenis arit dan cerurit.

"Yang membawa sajam ini tidak dibawah umur, usianya sudah 23 tahun. Membawa sajam ini kita lanjut, kita proses dengan Undang-undang darurat," tegas Kapolsek.

Sementara, belasan remaja lain yang masih di bawah umur, tetap ditindak dengan didata, sidik jari, pemanggilan orang tua, guru sekolah, hingga RT/RW sampai pihak kelurahan tempat belasan remaja tersebut tinggal.

"Lalu, petugas Binmas akan kembali datangi rumahnya. Nanti diundang juga RT/RW, tokoh agama, harapannya mereka tidak terlibat tawuran lagi," kata Kapolsek.

Selanjutnya, kepolisian akan mempertemukan dua kelompok yang terlibat aksi tawuran. Untuk saling mengenal, jabat tangan dan dengan harapan tidak terlibat lagi dengan aksi tawuran.

OPINI
May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

Jumat, 1 Mei 2026 | 16:57

Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.

BANDARA
Cegah Penyebaran Hantavirus, Bandara Soetta Perketat Kedatangan Internasional dari 4 Negara Ini

Cegah Penyebaran Hantavirus, Bandara Soetta Perketat Kedatangan Internasional dari 4 Negara Ini

Rabu, 13 Mei 2026 | 17:24

Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan (BBKK) Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) resmi meningkatkan status kesiapsiagaan guna mencegah masuknya wabah Hantavirus ke Indonesia.

NASIONAL
Bangun SDM Cakap Dinamika Global, PLN Diganjar Penghargaan Internasional di Singapura

Bangun SDM Cakap Dinamika Global, PLN Diganjar Penghargaan Internasional di Singapura

Rabu, 13 Mei 2026 | 12:19

PT PLN (Persero) kembali mendapat pengakuan di tingkat internasional melalui ajang HR Tech Asia 2026 yang digelar di Singapura pada 5 Mei 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill