Connect With Us

Manusia Gerobak di Tangsel Marak, Penghasilannya Melebihi UMR Pegawai

Tim TangerangNews.com | Rabu, 20 April 2022 | 20:25

Ilustrasi – Manusia gerobak satu keluarga. (@TangerangNews / Wartakota)

TANGERANGNEWS.com–Fenomena munculnya manusia gerobak di bulan Ramadan semakin marak. Keberadaan para Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) ini ada di berbagai kota dan daerah, termasuk di Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

Sejumlah manusia gerobak, seperti dilansir dari Suara, Rabu 20 April 2022, mudah ditemui di kawasan Jalan Cendekia Ciater dekat kantor Dinas Kesehatan Kota Tangsel dan dekat dengan Taman Kota 2. Mereka mewarnai jalan khusus pedestrian di beberapa titik lokasi yang ramai di Tangsel.

Dari setiap gerobak yang digunakan, umumnya mereka satu keluarga, terdiri dari bapak, ibu, dan anak. Selain mencari rongsokan, lazimnya di Bulan Suci ini mereka mengais rezeki dari pemberian orang.

Tak hanya uang yang mereka dapatkan, sebagian orang di Ramadan ini juga memberi sedekah kepada para manusia gerobak berupa makanan atau sembako.

Mungkin belum banyak yang tahu hasil harian manusia gerobak yang banyak mengharap belas kasihan itu. Pendapatan manusia gerobak ternyata dapat melebihi penghasilan UMR karyawan.

Salah satu pemulung gerobak yang mengaku benama Nina Marlina, 50, menyebutkan dalam sehari dirinya mendapat uang hingga Rp200 ribu. "Kalau dikumpulin setiap harinya setiap bulan bisa lebih dari UMR," ucap ibu dua anak yang berasal dari  Karawang itu.

Sepanjang jalan ini, kata dia, semua pemulungnya orang Karawang. “Jadi dari satu lingkungan tempat tinggal di kampung pemulung, kita nongkrong di sini," ungkap dia yang sehari-hari mangkal di jalan khusus pedestrian dekat Kantor Dinkes Tangsel.

Ia juga mengaku sebelum memulung pernah melakoni pekerjaan lain, mulai dari asisten rumah tangga (ART) hingga berjualan.

"Kalau dagang butuh modal, kalau mulung tanpa modal kita bisa dapat uang," ujarnya sembari menggendong anaknya yang berusia 4 tahun.

Pemulung atau manusia gerobak lainnya yang mengaku bernama Miranda, 32, menyebut dalam sehari pendapatannya di atas Rp100 ribu.

“Paling banyak Rp200 ribu, kadang Rp150 ribu. Nggak tentu," ungkapnya disertai tertawa ketika penghasilannya disamakan dengan UMR karyawan di Tangsel yang mencapai Rp4 juta lebih selama sebulan.

"Ngerongsok lebih gampang enggak perlu modal,” tambah pemulung bergerobak ini yang saban hari mangkal di jalur pedestrian itu bersama anaknya Adul, 5, sementara sang suami berkeliling mencari rongsokan.

BANTEN
Terus Optimalkan Penerapan Budaya K3, PLN UID Banten Pastikan Pekerja Pulang dengan Selamat

Terus Optimalkan Penerapan Budaya K3, PLN UID Banten Pastikan Pekerja Pulang dengan Selamat

Kamis, 1 Oktober 2026 | 17:07

PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Banten bersama Lembaga Pelayanan dan Pengabdian Kesehatan Masyarakat Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (LPPKM FKM UI) melakukan pengukuran budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).

TEKNO
Kemendikdasmen Dorong Pembelajaran Berbasis AI Lewat Program Terpujilah GURU

Kemendikdasmen Dorong Pembelajaran Berbasis AI Lewat Program Terpujilah GURU

Jumat, 25 September 2026 | 21:19

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI mendorong pemanfaatan Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI) oleh tenaga pendidik dalam metode pembelajaran di ruang kelas lewat program Terpujilah GURU 2026

OPINI
Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi

Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi

Jumat, 18 September 2026 | 20:40

Pergantian pimpinan di kementerian keuangan selalu menjadi diskursus publik yang sangat didominasi oleh analisis terkait stabilitas ekonomi makro dan fluktuasi pasar modal.

BANDARA
Sindikat Pengirim Pekerja Migran Ilegal Ditangkap di Bandara Soetta, Modus Liburan, Tipu Korban Rp90 juta

Sindikat Pengirim Pekerja Migran Ilegal Ditangkap di Bandara Soetta, Modus Liburan, Tipu Korban Rp90 juta

Jumat, 25 September 2026 | 20:04

Polresta Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) menangkap dua anggota sindikat pengiriman Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) non-prosedural dengan modus perjalanan wisata ke Jepang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill