Connect With Us

Tujuh Wilayah di Tangsel Terendam Banjir hingga 50 Cm akibat Hujan

Tim TangerangNews.com | Sabtu, 30 April 2022 | 17:34

Banjir di Tangerang Selatan, Sabtu 30 April 2022. (@TangerangNews / Dok. BPBD Tangsel)

TANGERANGNEWS.com–Tujuh wilayah di beberapa kecamatan di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) diterjang banjir hingga ketinggian 50 sentimeter pada Sabtu 30 April 2022. Banjir disebabkan karena hujan deras dan drainase yang tersumbat sampah.

“Terpantau tujuh titik, masyarakat masih belum mengungsi dan masih bertahan di rumah masing-masing," kata Kasi Mitigasi BPBD Tangsel Essa Nugraha seperti dikutip dari Detik, Sabtu.

Selanjutnya Essa memerinci lokasi banjir di Kampung Tembok Bolong, Rempoa, Ciputat Timur, Komplek Payung Mas dan Rooswood Garden Kecamatan Ciputat, Pondok Maharta, Kampung Bulak, Pondok Safari Kecamatan Pondok Aren, dan di Kampung Pocis Kecamatan Setu.

Ketinggian air di masing-masing lokasi bervariasi antara 20 sentimeter hingga 30 sentimeter. Adapun penyebab banjir di tujuh lokasi tersebut juga variatif. Namun, menurut Essa, faktor utamanya dikarenakan hujan yang deras.

Seperti di Rempoa, penyebabnya curah hujan tinggi dan drainase tersumbat sampah. “Sementara di Kampung Bulak faktor penyebabnya curah hujan yang tinggi dan luapan air dari anak Kali Angke," sambung dia.

Dari ketujuh titik banjir tersebut, kata Essa, ratusan kepala keluarga (KK) terdampak. Wilayah yang paling banyak KK terdampak, yaitu di Kampung Tembok Bolong, Rempoa. "Kampung Bulak 65 KK, Pondok, Pondok Maharta 280 KK, Pondok Safari 290 KK, Komplek Payung Mas 172 KK, Kampung Pocis 26 KK, dan Kampung Tembok Bolomg Rempoa 360 KK yang terdampak," terang Essa.

KOTA TANGERANG
Sidang Putusan Kasus Istri Bunuh Suaminya Bos Jamu di PN Tangerang Ricuh

Sidang Putusan Kasus Istri Bunuh Suaminya Bos Jamu di PN Tangerang Ricuh

Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:41

Sidang pembacaan putusan kasus pembunuhan bos jamu, Joni dengan terdakwa Elsa Marlina yang merupakan istrinya, di Pengadilan Negeri Tangerang, Banten pada Rabu 21 Oktober 2026 berujung ricuh.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

OPINI
Membenahi Kekuasaan: Dari Naluri Politik Menuju Nalar Ilmu Pengetahuan

Membenahi Kekuasaan: Dari Naluri Politik Menuju Nalar Ilmu Pengetahuan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:03

Kekuasaan sering kali merasa mengetahui apa yang terbaik bagi rakyatnya. Dengan kewenangan yang dimiliki, pemerintah dapat membuat peraturan, mengalokasikan anggaran, membangun infrastruktur, dan menentukan arah pembangunan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill