Connect With Us

Rumah Warga Ditinggal Mudik Kena Banjir, Wali Kota Tangsel Sebut Kerugian Tidak Banyak

Rangga Agung Zuliansyah | Minggu, 1 Mei 2022 | 23:19

Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie melakukan pemantauan Pos Lebaran di Muncul, Pamulang, dan German center, Minggu 1 Mei 2022. (@TangerangNews / Rangga A Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Beberapa titik di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) sempat terdampak banjir usai diguyur hujan lebat, pada Sabtu 30 April 2022. Termasuk juga rumah yang ditinggalkan mudik.

Namun, Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie menyebut kerugian pada rumah yang terendam banjir tersebut tidak banyak dikarenakan sudah ada himbauan oleh RW setempat.

Sehingga beberapa barang berharga warga yang mudik sudah dinaikkan ke dataran yang lebih tinggi.

"Jadi relatif kerugian harta juga tidak banyak," ujarnya saat melakukan pemantauan di Pos Lebaran Muncul, Pamulang, dan German center, Minggu 1 Mei 2022.

Salah satu titik yang terdampak banji yakni Perumahan Puri Pamulang 2. Diketahui bahwa kondisi terkahir di wilayah tersebut sudah mulai kondusif.

 

Benyamin menambahkan penanggulangan banjir ini akan dilakukan usai Lebaran. “Termasuk membuat tanggul yang diupayakan akan menjadi kantung air,” jelasnya.

Seperti diketahui, tujuh wilayah di beberapa kecamatan Tangsel diterjang banjir hingga ketinggian 50 sentimeter pada Sabtu 30 April 2022. Banjir disebabkan karena hujan deras dan drainase yang tersumbat sampah.

Dari ketujuh titik banjir tersebut, ratusan kepala keluarga (KK) terdampak. Di antaranya Kampung Bulak 65 KK, Pondok Maharta 280 KK, Pondok Safari 290 KK, Komplek Payung Mas 172 KK, Kampung Pocis 26 KK, dan Kampung Tembok Bolomg Rempoa 360 KK.

OPINI
Membaca Gibran, Rocky Gerung, dan Riuh Netizen

Membaca Gibran, Rocky Gerung, dan Riuh Netizen

Rabu, 7 Oktober 2026 | 20:25

Bagi sebagian besar orang, dunia akademik dan politik adalah dua kutub yang berbeda. Yang satu adalah menara gading tempat para pemikir memburu kebenaran, sementara yang lain adalah arena berlumpur tempat kekuasaan diperebutkan.

BANDARA
Sindikat Pengirim Pekerja Migran Ilegal Ditangkap di Bandara Soetta, Modus Liburan, Tipu Korban Rp90 juta

Sindikat Pengirim Pekerja Migran Ilegal Ditangkap di Bandara Soetta, Modus Liburan, Tipu Korban Rp90 juta

Jumat, 25 September 2026 | 20:04

Polresta Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) menangkap dua anggota sindikat pengiriman Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) non-prosedural dengan modus perjalanan wisata ke Jepang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill