Bus ke Baduy Tarif Rp 1 Berlaku Terbatas, Hanya Akhir Pekan Selama Sebulan
Senin, 27 April 2026 | 07:36
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten meluncurkan program pembayaran berbasis QRIS untuk akses transportasi menuju kawasan wisata Baduy.
TANGERANGNEWS.com-Tanah lapak Pasar Ciputat Kota Tangerang Selatan yang terbakar bukan milik pemerintah, melainkan miliki pribadi yang dimiliki oleh dua orang.
Salah satu ahli waris Azhar, 45, dari pemilik tanah, Jumat 13 Mei 2022 menerangkan, tanah lokasi lahan pasar yang terbakar dimiliki oleh dua orang, yaitu alm. H. Karim dan Mus Maulana.

Menurut dia, tanah tersebut sudah lama ingin dijual oleh ahli waris H. Karim akan tetapi ahli warisnya kesulitan untuk menjual tanah itu dan tidak bisa secara langsung, sehingga penjualan tanah melalui mediator yang disebutnya LBH.

“Akhirnya, seolah-olah untuk mengurusi tanah Haji Karim ini, tapi tanah ini belum dijual malah seakan jadi penghasilan pribadi mereka yang mengatasnamakan Punakawan yang setiap harinya mintain duit Rp15 ribu per lapak,'' ujarnya.

Dia juga mengatakan harapan satu-satunya terhadap pemerintah yaitu dengan membeli tanah pribadinya jika ingin dikelola secara total oleh pemerintah agar lebih tertata.
''Harapan satu-satunya ya beli tanah saya tanah ini, karena memang ini tanah sudah tidak layak huni,'' jelasnya.

Menurutnya, tidak mungkin ada yang hendak membeli tanahnya selain pemerintah.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten meluncurkan program pembayaran berbasis QRIS untuk akses transportasi menuju kawasan wisata Baduy.
TODAY TAGWarga di kawasan GOR Rawa Kambing, Kelurahan Pondok Pucung, Kecamatan Karang Tengah, Kota Tangerang, dibuat panik setelah lingkungannya tiba-tiba tergenang air usai hujan deras pada Sabtu, 2 Mei 2026.
PT PLN Persero melalui Unit Induk Distribusi (UID) Banten menggelar kegiatan Inspiring Srikandi, yakni program untuk mendorong peningkatan kapasitas sekaligus kontribusi nyata para pekerja perempuan.
Rencana pembangunan 3 juta rumah yang dijalankan pemerintah dinilai belum sepenuhnya menyentuh persoalan mendasar terkait reforma agraria.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews