Connect With Us

Jadi Garda Terdepan Tangani Covid-19, Pemkot Tangsel Tambah Insentif Kader Kesehatan

Rangga Agung Zuliansyah | Rabu, 18 Mei 2022 | 16:24

Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie mengapresiasi kinerja seluruh Kader Kesehatan penanganan Covid-19. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie menyampaikan apresiasinya terhadap kinerja seluruh Kader Kesehatan dalam proses penanganan Covid-19.

Apresiasi itu diberikan dalam Peningkatan Kapasitas Kader Pos Pelayanan Terpadu, di Kecamatan Ciputat, Rabu 18 Mei 2022.

Benyamin menuturkan bahwa pada saat Covid-19 sedang mencapai puncaknya, Kader Kesehatan merupakan garda terdepan yang memberikan pelayanan serta proses evakuasi.

Para kader mencarikan tempat isolasi hingga pengobatan yang tepat. "Jadi, tanpa kader tentu saja kita tidak bisa melewati masa tersulit itu,” ujar Benyamin.

Menurutnya, sejak pandemi ini mewabah di Kota Tangsel, pada saat itu dirinya masih menjabat sebagai Wakil Wali Kota, bersama Wali Kota Airin. Tidak ada perbekalan atau pengetahuan terhadap pandemi yang melanda.

Namun, karena Pemkot Tangsel memiliki Kader Kesehatan, serta koordinasi yang baik, maka Tangsel bisa menghadapi pandemi itu. "Dengan terus meningkatkan imunitas dan protokol kesehatan," ujarnya.

Saat ini, Indonesia baru saja menentukan kebijakan untuk tidak mengenakan masker di ruang terbuka. Pencapaian ini didapatkan dari keberhasilan pemerintah untuk terus menekan angka kasus positif Covid-19.

Pencapaian tersebut tidak terlepas dari peran Kader Kesehatan. Sehingga saat ini pemerintah sedang berusaha mengerjakan berkas yang mampu dijadikan alasan untuk menaikkan insentif kader.

”Supaya kita nanti bisa kasih alasan ke BPK untuk bisa menaikkan insentif ya bu,” ujar Benyamin. 

Dia berharap, kedepannya seluruh kader bisa terus meningkatkan kemampuan dan kapasitasnya terhadap penanganan kesehatan di masyarakat.

Apalagi diketahui Tangsel sedang menargetkan Kota Tangsel sebagai Kota dengan masyarakat yang hidup bersih dan sehat.

KAB. TANGERANG
Dianggap Mampu, Kemensos Nonaktifkan 95.000 PBI BPJS Kesehatan di Kabupaten Tangerang

Dianggap Mampu, Kemensos Nonaktifkan 95.000 PBI BPJS Kesehatan di Kabupaten Tangerang

Kamis, 12 Februari 2026 | 19:48

Kementerian Sosial menonaktifkan sebanyak 95.000 peserta BPJS Kesehatan program Penerima Bantuan Iuran (PBI) di Kabupaten Tangerang.

OPINI
Ironi BPJS PBI: Melayani Setengah Hati

Ironi BPJS PBI: Melayani Setengah Hati

Kamis, 12 Februari 2026 | 20:49

Bayangkan! Kita sedang menunggu antrian panjang untuk berobat, tetapi begitu sampai di meja pendaftaran, petugas pendaftaran mengatakan bahwa kartu BPJS PBI kita sudah tidak aktif, sehingga tidak bisa digunakan lagi.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill