Connect With Us

LPA Tangsel Minta Aparat Tindak Tegas Segala Bentuk Kekerasan terhadap Anak

Rahmat Hidayat | Rabu, 18 Mei 2022 | 20:08

Ketua LPA Tangsel Isram. (@TangerangNews / Rahmat Hidayat)

TANGERANGNEWS.com-Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mengecam keras dugaan perbuatan penganiayaan dan bullying yang menimpa remaja di Kecamatan Serpong, baru-baru ini.

Ketua LPA Tangsel Isram meminta agar seluruh stakeholder bergerak bahu-membahu memutus mata rantai kekerasan. Pasalnya, kata Isram, dalam video penganiayaan terdapat kata-kata 'tatar' atau 'ospek', yang dilontarkan oleh para pelaku.

"Dalam video yang saya sempat lihat, ada kata 'harus ditatar nih'. 'Begini nih ditatar'. Ini berarti, dimungkinkan pelaku-pelaku adalah korban yang sebelumnya juga 'ditatar' oleh pendahulunya. Jadi, semua stakeholder harus memutus mata rantai kekerasan dan penganiayaan ini," kata Isram kepada wartawan, Rabu 18 Mei 2022.

Karena korban dan keluarga sudah melaporkan, aparat kepolisian dalam hal ini pun harus tegas dalam memutus kondisi tersebut (mata rantai penganiayaan, sehingga tak terjadi kepada anak-anak yang lain. ”Ini merupakan kejadian yang cukup sadis yah, bagaimana mereka melakukan kekerasan dan penganiayaan terhadap I," tambahnya.

Diberitakan sebelumnya, bocah berinisial I, 16, mengalami kekerasan pada fisik setelah dibawa oleh orang tak dikenal ke sebuah rumah di wilayah Serpong, Tangsel. Dijelaskan keluarga Koban yang enggan disebut namanya bahwa, I sebelumnya pamit dari rumah untuk bermain dengan teman-temannya.

"Si Korban pamit main sampai tengah malam nggak pulang. Orang tuanya mencari ke sana-sini tidak ada. Di telpon juga nggak diangkat, pas ditelpon pakai nomor bibinya baru diangkat, dan bilang mau pulang," kata pihak keluarga korban kepada wartawan, Selasa 17 Mei 2022.

Kemudian pada pukul 03.00 WIB korban pulang, namun ketika ditanya hanya diam terus dan melamun hingga akhirnya tertidur. Ketika subuh kebetulan Ibu korban mengecek ponsel korban. “Itu di situ ada video penganiayaannya dilakukan empat orang. Langsung diusut dan dicari dan ada anak yang hafal posisi video itu ada di rumah tetangga," ujarnya.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

SPORT
Bukan Tuan Rumah, 3 Venue di Kota Tangerang Dipakai PORPROV VII Banten 2026

Bukan Tuan Rumah, 3 Venue di Kota Tangerang Dipakai PORPROV VII Banten 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 | 19:47

Tiga sarana olahraga milik Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang resmi ditunjuk sebagai lokasi pertandingan untuk tiga cabang olahraga (cabor) dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) VII Banten 2026.

KOTA TANGERANG
Pemkot Tangerang Bongkar Bangli di Sepanjang Saluran Irigasi Sipon

Pemkot Tangerang Bongkar Bangli di Sepanjang Saluran Irigasi Sipon

Kamis, 15 Oktober 2026 | 18:07

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang menertibkan sejumlah bangunan liar di sepanjang Saluran Irigasi Sipon, Kelurahan Buaran Indah, Kecamatan Tangerang, Kamis 15 Oktober 2026.

BANDARA
Imbas Serangan di Riyadh, Penerbangan Jeddah-Madinah di Bandara Soetta Normal, Rute Transit Terdampak

Imbas Serangan di Riyadh, Penerbangan Jeddah-Madinah di Bandara Soetta Normal, Rute Transit Terdampak

Senin, 12 Oktober 2026 | 15:12

Menyikapi perkembangan situasi di Riyadh, Arab Saudi, Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) Kota Tangerang memastikan operasional penerbangan langsung menuju Jeddah dan Madinah hingga saat ini tetap berjalan normal dan lancar.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill