TANGERANGNEWS.com-Pelaku teror pelemparan batu kepada pengendara yang melintas di Jalan Padjajaran, dekat Pacuan Kuda, Kecamatan Pamulang, Kota Tangsel, telah berhasil diidentifikasi aparat Polsek setempat.
Kanit Reskrim Polsek Pamulang AKP Erwin Subekti mengatakan, setelah mengantongi identitas pelaku, pihaknya segera menangkapnya hari ini.
"Itu sudah kita identifikasi pelakunya, hari ini kita tangkap orangnya," katanya, Sabtu 2 Juli 2022.
Erwin berharap para korban yang dirugikan atas aksi belemparan batu untuk segera melapor. Sebab, sampai saat ini belum ada laporan yang masuk.
"Korban - korbannya belum ada yang buat laporan. Jadi apa dasarnya kita tangkap dia (pelaku). Beberapa sudah dihubungi untuk membuat laporan tapi belum ada juga," tegas Erwin.
Menurutnya, terduga pelemparan batu ke pengguna jalan di dekat pacuan kuda itu diduga kuat mengalami gangguan kejiwaan. "Kita mau tangkap dia itu, tapi bagaimana juga orang stres. Kalau engga stres engga lempar-lempar begitu," jelas dia.
Sebuah truk tronton bermuatan ratusan paket ekspedisi terbakar di Jalan Gatot Subroto, Kelurahan Pasir Jaya, Kecamatan Jatiuwung, Kota Tangerang pada Kamis 20 Agustus 2026, dini hari.
Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.
Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""