Pelaku pencuri yang menggasak konter pulsa, di kawasan Jalan Pondok Jati, Jurang Mangu Barat, Pondok Aren, Tangerang Selatan. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)
TANGERANGNEWS.com-Tindak kriminalitas di wilayah Tangerang Selatan terus terjadi. Kali ini, kamera pengawas atau CCTV berhasil memerlihatkan aksi licik pencuri yang menggasak konter pulsa, di kawasan Jalan Pondok Jati, Jurang Mangu Barat, Pondok Aren, Tangerang Selatan.
Tanpa menyisakan seperak pun, pelaku membawa kabur hasil curiannya dengan tenang.
Peristiwa tersebut terjadi pada Senin 4 Juli 2022 siang sekitar pukul 11.00 WIB.
Saat kejadian, korban tengah tertidur di dalam rumah.
"Kejadiannya baru siang tadi. Ini rumah, sekaligus konter pulsa gitu, pemiliknya sedang tidur di dalam," ujar warga setempat.
Dalam rekaman CCTV, tampak pelaku yang berjumlah dua orang datang berboncengan sepeda motor.
Satu diantaranya turun dari motor dan berpura-pura membeli pulsa. Sedangkan rekannya menunggu di luar.
Melihat korban yang sedang tertidur, pelaku pun langsung masuk kedalam konter itu dan mengambil sejumlah uang di dalam dompet milik korban.
"Malingnya berpura-pura beli pulsa. Karena melihat korban didalam sedang tidur, pelaku langsung mengambil uang yang ada di dompet korban. Untuk jumlah uangnya saya kurang tau," ungkap warga.
Tak berselang lama, korban terbangun kemudian berusaha mengejar pelaku namun gagal.
"Setelah malingnya kabur sudah jauh, korban baru sadar. Korban mencoba mengejar tetapi malingnya sudah ngebut," terangnya.
Cita rasa yang familiar dari makanan lokal kembali diolah dalam bentuk berbeda melalui kolaborasi VIVERE Hotel, ARTOTEL Curated bersama Chef Agnesia Cahaya, MasterChef Indonesia Season 10.
Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.
Kebakaran hutan dan lahan merupakan tantangan tata kelola yang berulang setiap siklus musim kemarau di Indonesia. Keterlambatan respons mesin birokrasi pemerintah daerah maupun pusat tidak sekadar berakar pada persoalan anomali cuaca.
""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""