Connect With Us

Kasus Korupsi Dana PIP, Mantan Kepala SMPN 17 Tangsel Ditahan 

Achmad Irfan Fauzi | Senin, 11 Juli 2022 | 17:32

| Dibaca : 2351

Kejaksaan Negeri Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menetapkan mantap Kepala SMPN 17 Kota Tangsel Marhaen Nusantara sebagai tersangka atas perkara dugaan korupsi dana Program Indonesia Pintar (PIP) tahun 2020, Senin 11 Juli 2022. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com-Kejaksaan Negeri Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menetapkan mantap Kepala SMPN 17 Kota Tangsel Marhaen Nusantara sebagai tersangka atas perkara dugaan korupsi dana Program Indonesia Pintar (PIP) tahun 2020, Senin 11 Juli 2022.

"Hari ini, telah dilakukan penetapan tersangka terhadap Marhaen Nusantara, tanggal 11 Juli 2022, hari ini," ujar Aliansyah, Kepala Kejaksaan Negeri Kota Tangsel.

Marhaen Nusantara pun langsung dilakukan penahanan selama 20 hari di Lapas Pemuda Kelas IIA Tangerang untuk penyidikan lebih lanjut.

Aliansyah menjelaskan, SMPN 17 Kota Tangsel pada 2020 menerima dana PIP dengan beberapa kali pencairan. Lalu, pada proses pencairan kelima atau pada 13 Juli 2020.

Pada tahap kelima ini, jumlah pengajuan diajukan oleh pemangku kepentingan berjumlah 1.109 siswa atau dengan nominal Rp724.875.000.

"Bahwa penerima PIP di SMPN 17 pada 2020 sebanyak 1.218 siswa, lalu 1.109 dari 1.218 siswa ini adalah diajukan oleh pemangku kepentingan," jelas Aliansyah.

Kemudian dari anggaran tersebut, Marhaen terbukti melakukan tarik dana secara kolektif dari Bank BRI Indah Mas Balaraja, sebanyak 1.077 siswa dengan jumlah yang ditarik Rp699 juta. Namun penarikan dilakukan tidak sekaligus, tetapi sebanyak 11 kali. 

"Ini ada rinciannya, pertama Rp126.750.000, yang kedua Rp22.875.000, ketiga Rp103.125.000, seterusnya Rp 58 juta, seterusnya Rp52 juta, seterusnya Rp77 juta, selanjutnya Rp112 juta, dan seterusnya ada 11 kali penarikan," ungkap Aliansyah.

Namun, meski melakukan aktifitas penarikan dana tersebut, Marhaen Nusantara pada saat tahun 2020 menjabat sebagai Kepala SMPN 17 Kota Tangsel, tidak pernah memegang surat kuasa dari orang tua atau wali murid penerima PIP untuk mencairkan secara kolektif tersebut.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat melanggar undang-undang tindak pidana korupsi Pasal 2 Ayat 1 Nomor 20 tahun 2001, tentang tindak pidana korupsi Pasal 2 Ayat 1 Nomor 20 tahun 2001 perubahan atas UU Nomor 31 Tahun 1959, tentang pemberantasan tindak pidana korupsi dengan ancaman kurungan penjara selama maksimal 20 tahun.

AYO! TANGERANG CERDAS
UMT Kukuhkan Puluhan Jurnalis Beasiswa Kelas Wartawan Kuliah S1

UMT Kukuhkan Puluhan Jurnalis Beasiswa Kelas Wartawan Kuliah S1

Selasa, 20 September 2022 | 19:37

TANGERANGNEWS.com-Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) mengukuhkan puluhan jurnalis untuk memulai kuliah jenjang S1 dalam program beasiswa Kelas Wartawan.

HIBURAN
Hindari Keributan, Pengendara Tangerang Wajib Tahu Etika Membunyikan Klakson

Hindari Keributan, Pengendara Tangerang Wajib Tahu Etika Membunyikan Klakson

Senin, 26 September 2022 | 15:14

TANGERANGNEWS.com-Layaknya Ibukota Jakarta, Tangerang merupakan wilayah yang sering dilanda kemacetan lalu lintas.

KOTA TANGERANG
Wali Kota Tangerang Sampaikan Program Prioritas Tahun 2023

Wali Kota Tangerang Sampaikan Program Prioritas Tahun 2023

Senin, 26 September 2022 | 16:32

TANGERANGNEWS.com-Wali Kota Tangerang Arief R. Wismansyah didampingi Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) hadir pada kegiatan Pembukaan dan Pembahasan atas Rancangan Peraturan Daerah Kota Tangerang tentang Anggaran Pendapatan

KAB. TANGERANG
 Butuh Ratusan Petugas Ad Hoc Pemilu 2024, Bawaslu Kabupaten Tangerang Buka Pendaftaran

Butuh Ratusan Petugas Ad Hoc Pemilu 2024, Bawaslu Kabupaten Tangerang Buka Pendaftaran

Senin, 26 September 2022 | 18:55

TANGERANGNEWS.com-Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Tangerang mulai membuka pendaftaran untuk posisi petugas penyelenggara ad hoc Pemilu 2024.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill