Connect With Us

Pamit Nonton Lenong, Duda Sebatang Kara Ditemukan Tewas Tergantung di Tangsel

Achmad Irfan Fauzi | Rabu, 21 September 2022 | 19:02

| Dibaca : 106

Ilustrasi Gantung Diri (Istimewa / TangerangNews)

TANGERANGNEWS.com-Pria lanjut usia berinisial N, 60, ditemukan tewas tergantung di gubuk bambu dekat rumahnya di Kampung Kademangan, Kelurahan Kademangan, Kecamatan Setu, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Rabu, 21 September 2022. Sebelum ditemukan meninggal, korban sempat berpamitan untuk menyaksikan pertunjukkan lenong.

Pihak kepolisian memastikan, korban duda tanpa anak itu tewas bukan karena dibunuh. Dari tubuh korban juga tidak ditemukan tanda-tanda bekas kekerasan.

"Gantung diri, (pembunuhan-red) bukan. Itu biasanya bersih," ujar Kanit Reskrim Polsek Cisauk Iptu Margana.

Menurut keterangan adiknya, korban pada Selasa, 20 September 2022 malam, sempat berpamitan untuk keluar rumah, karena ingin menyaksikan pertunjukkan lenong. 

"Jam 19.00 WIB dia pamit sama adiknya, bilang mau ke luar rumah buat nonton lenong. Padahal enggak ada lenong, enggak ada hiburan malam itu," jelasnya.

Baca Juga :

Lantaran tidak pulang semalaman, sang adik kemudian melapor hilangnya korban kepada ketua RT setempat pada pagi tadi. Lalu, korban ditemukan dalam kondisi tergantung di gubuk bambu dengan menggunakan tali tambang. 

"Murni bunuh diri, berdasarkan fakta-fakta di lokasi. Mungkin. Bagaimana dengan keadaan, enggak punya istri, enggak punya anak, enggak bekerja juga susah 60 tahun," ucap Margana.

Ia menerangkan, korban hidup sebatang kara setelah berpisah dengan istrinya beberapa tahun silam. Dari pernikahan sebelumnya, pria sebatang kara itu juga tidak dikarunia anak.

"Jadi dia sebatang kara, hidup bersama adiknya di kampung Kademangan, 20 meter dari TKP gantung diri," pungkasnya.

TEKNO
5 Tips Analisis Pasar Bagi UMKM untuk Kembangkan Usaha di Tokopedia

5 Tips Analisis Pasar Bagi UMKM untuk Kembangkan Usaha di Tokopedia

Selasa, 27 September 2022 | 19:55

TANERANGNEWS.com-Sebagai marketplace yang membantu sekitar 12 juta pedagang, di mana hampir 100 persennya merupakan UMKM lokal, Tokopedia menilai kemampuan analisis pasar menjadi sangat penting agar bisa terus beradaptasi dengan perkembangan era.

OPINI
Substitusi LPG 3 Kg ke Kompor Listrik Digital, Perlukah?

Substitusi LPG 3 Kg ke Kompor Listrik Digital, Perlukah?

Kamis, 22 September 2022 | 15:50

TANGERANGNEWS.com-Pengalihan penggunaan energi dari energi fosil menuju penggunaan energi hijau ( biofuel ), mendorong pemerintah untuk mengeluarkan kebijakan menuju net zerro emmitions,

NASIONAL
Program Konversi Kompor Listrik Dibatalkan

Program Konversi Kompor Listrik Dibatalkan

Rabu, 28 September 2022 | 08:42

TANGERANGNEWS.com-PT PLN (Persero) membatalkan program pengalihan kompor LPG 3 kg ke kompor listrik demi menjaga kenyamanan masyarakat dalam pemulihan ekonomi pascapandemi Covid-19.

MANCANEGARA
Kapal Tenggelam di Bangladesh, 68 Orang Tewas

Kapal Tenggelam di Bangladesh, 68 Orang Tewas

Rabu, 28 September 2022 | 12:06

TANGERANGNEWS.com-Sebanyak 68 orang ditemukan tewas dalam insiden kapal tenggelam di dekat kota utara Boda, Bangladesh.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill