Connect With Us

Pemkot Tangsel Harap Ribuan Pegawai Honor Tetap Dipertahankan

Achmad Irfan Fauzi | Selasa, 27 September 2022 | 15:53

Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) masih berharap belasan ribu pegawai honor di lingkungan Pemkot Tangsel, bisa tetap dipertahankan menjadi pegawai honor. Terlebih diangkat menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). 

Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie mengatakan, pihaknya belum mengambil keputusan, terkait rencana penghapusan tenaga honorer di lingkungan Pemkot Tangsel.

"Saya masih menunggu dari Menpan RB, saya tidak mengambil keputusan apa-apa," ujarnya, Selasa, 27 September 2022.

Ia mengharapkan nasib para honorer Tangsel, mendapat kebijakan yang lebih baik dari Pemerintah Pusat. Terlebih, jumlah honorer di Tangsel, saat ini mencapai belasan ribu orang dan bertugas sebagai pelayan masyarakat. 

"Harapan saya minimal kebijakannya diperpanjang, jangan November 2022.  syukur-syukur kebijakan itu tidak ada," ungkapnya. 

Ia juga bahkan mengharapkan, belasan ribu pegawai honorer Tangsel, yang telah lama mengabdi lama di Pemkot, bisa beralih status menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

"Kepada para non ASN itu bisa diangkat jadi PPPK atau outsourcing, bisa diperpanjang dan seterusnya, itu sudah saya sampaikan ke ketua Apeksi (Bima Arya) saat Tangsel Marathon," pungkasnya.

PROPERTI
Ini Alasan Gading Serpong Berkembang Pesat Jadi Pusat Bisnis Baru di Tangerang Raya

Ini Alasan Gading Serpong Berkembang Pesat Jadi Pusat Bisnis Baru di Tangerang Raya

Jumat, 9 Januari 2026 | 18:47

Kawasan Paramount Gading Serpong tidak hanya dikembangkan sebagai kawasan hunian, wilayah ini dirancang dengan konsep terpadu yang mencakup area komersial, fasilitas pendidikan, layanan kesehatan, hingga ruang publik penunjang aktivitas masyarakat.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

TEKNO
Digunakan Untuk Konten Tak Senonoh, Komdigi Blokir Sementara Grok AI

Digunakan Untuk Konten Tak Senonoh, Komdigi Blokir Sementara Grok AI

Senin, 12 Januari 2026 | 11:20

Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) resmi memutus sementara akses aplikasi chatbot berbasis kecerdasan artifisial (AI) Grok.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill