Camat Jatiuwung Ajak 6 Perusahaan Bedah 4 Rumah Warga Senilai Rp 200 Juta
Jumat, 9 Oktober 2026 | 21:12
Percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat membutuhkan keterlibatan banyak pihak.
TANGERANGNEWS.com-Pihak kepolisian tidak menahan AN, sopir truk penabrak bos Indomaret, Howard Timotius Palar.
Peristiwa kecelakaan itu terjadi pada Kamis, 6 Oktober 2022, di Jalan BSD Grand Boulevard, Kabupaten Tangerang.
Saat itu, Howard sedang bersepeda. Lalu, korban hendak mengambil barang yang dirasa jatuh.
Namun, tiba-tiba saja kendaraan truk colt diesel yang dikendarai AN datang dari arah berlawanan, langsung menabrak korban yang berada di depannya.
Kanit Laka Lantar Polres Tangerang Selatan Iptu Nanda Setya Pratama, mengatakan, pihak keluarga korban menerima peristiwa kecelakaan yang menewaskan Howard Timotius. Lalu, keluarga korban berharap untuk diselesaikan secara kekeluargaan.
"Sementara (sopir truk) tidak (ditahan), karena dari pihak keluarga korban sendiri pun menginginkan untuk diselesaikan dengan kekeluargaan," ujarnya, Jumat, 7 Oktober 2022.
Selanjutnya, berdasarkan kesepakatan kedua belah pihak antara keluarga korban dan sopir truk yang menabrak akan dilakukan mediasi.
"Sehingga kami akan panggil kedua belah pihak untuk melakukan mediasi di Polres," terangnya.
Mediasi kedua belah pihak itu, kata Nanda, akan dilakukan setelah pihak keluarga korban menyatakan kesiapannya.
"Kita masih menunggu dari pihak keluarga korban, karena saat ini situasi masih dalam keadaan berduka," ucapnya.
Percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat membutuhkan keterlibatan banyak pihak.
TODAY TAGMemasuki usianya yang ke-39 di industri properti Tanah Air, LippoLand terus memperluas perannya dari pengembang kawasan menjadi property enabler.
Rencana pemerintah menggratiskan biaya pendidikan negeri dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi masih dalam tahap penyusunan.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews