Connect With Us

Satu Anak Gagal Ginjal Akut Misterius Ditemukan di Tangsel

Achmad Irfan Fauzi | Senin, 24 Oktober 2022 | 10:33

Ilustrasi ginjal akut misterius pada anak. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menyampaikan, terdapat satu anak di wilayahnya yang mengalami gangguan ginjal akut misterius.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang selatan Allin Hendalin Mahdaniar mengatakan, laporan tersebut diperoleh pada 10 September 2022 lalu.

"Terdapat satu orang anak Kota Tangsel terkonfirmasi penyakit gangguan ginjal akut progresif atipikal (GgGAPA)," ujarnya, Senin, 24 Oktober 2022.

Menurutnya, satu pasien anak yang mengalami penyakit gagal ginjal akut tersebut telah menjalani perawatan di RS Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta.

"Sampai dengan tanggal 22 Oktober 2022, tidak terdapat penambahan jumlah kasus di Kota Tangsel," kata Alin.

Baca juga: Jangan Panik! Praktisi Kesehatan Tangerang Berbagi Tips Mengatasi Anak Demam

Adapun penemuan kasus ginjal akut itu bermula dari penyelidikan epidemiologi kepada satu anak laki-laki usia 5 tahun yang dilakukan oleh UPTD Puskesmas.

Kemudian, dari hasil penyelidikan anak tersebut, terdiagnosis dengan gejala demam, diare, tidak nafsu makan, nyeri bagian perut. Pemeriksaan urinenya menunjukkan gagal ginjal akut.

"Pada awalnya orangtua membawa berobat ke klinik, namun dikarenakan kondisi belum membaik kemudian berobat ke Rumah Sakit di kota Tangsel, dan dirujuk ke RSCM," pungkasnya.

PROPERTI
Peritel Makin Selektif Pilih Lokasi Usaha, Summarecon Serpong Perkuat Ekosistem Kawasan

Peritel Makin Selektif Pilih Lokasi Usaha, Summarecon Serpong Perkuat Ekosistem Kawasan

Kamis, 30 Juli 2026 | 19:54

Besarnya arus kendaraan di suatu kawasan dinilai tidak lagi menjadi satu-satunya tolok ukur utama bagi pelaku usaha ritel dalam menentukan lokasi ekspansi bisnis.

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill