Connect With Us

JIPTS : Andre Diduga Bohongi Publik Mengaku Disantet

| Rabu, 23 Februari 2011 | 16:12

Mahasiswa yang tergabung dalam Jaringan Independen Pemilih Tangsel. (tangerangnews / dira)


TANGERANGNEWS-Calon wakil wali kota Tangsel Andre Taulany, disangka melakukan kebohongan dengan mengaku disantet. Hal itu dikatakan Koodinator Jaringan Independent Pemilih Tangerang Selatan, Aris Budi Sismansyah ketika menggelar aksi demonstrasi menolak adanya trik kampanye.
 
“Dua hari menjelang pencoblosan  13 November silam, Andre Taulany bikin keterangan kepada wartawan . Yang pada intinya dia mengaku disantet. Dengan barang bukti langsung dibakar. Sebagai gantinya foto tentang barang bukti. Tapi anehnya, foto tersebut bertanggal dua hari sebelum kejadian. Ini kami duga sengaja membohongi publik sebagai trik kampanye untuk mendulang simpati sekaligus memfitnah lawannya,” ujar Aris, hari ini di depan gedung Panwaslu Tangsel.
 
Menurut Aris, belakangan baru diketahui . Kejadian itu tidak pernah ada . “Berbohong demi menang mungkin masih wajar. Tapi berpura-pura menjadi oang yang di zhalimi, bias panjang hidungnya seperti pinokio,” ujar Aris lagi.  Apalagi menurut Aris, kondisi rumah Andre sebagai kandidat pasti dijaga ketat oleh kepolisian. Sehingga, kata dia, tidak masuk akal, apalagi Andre enggan melaporkan itu ke Polisi.
 
Sementara it, kubu Andre ketika dikonfirmasi melalui anggota Tim Sukses Arsid-Andre, Mohammad Acep mengatakan, pihaknya tidak lah bohong. “Ya, kami tidak melaporkan hal itu karena gaib, siapa yang mengirimkan itu kami sendiri tidak tahu. Makanya kami tak mau lapor ke polisi,” ujar Acep. (DIRA DERBY)  
 

NASIONAL
Pertamina Akui Ada Pergeseran Konsumen dari Pertamax ke Pertalite 

Pertamina Akui Ada Pergeseran Konsumen dari Pertamax ke Pertalite 

Jumat, 3 Juli 2026 | 10:34

PT Pertamina (Persero) terus memantau kemungkinan pergeseran konsumen bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi ke BBM subsidi seiring lebarnya selisih harga antara Pertamax dan Pertalite.

BISNIS
Tokopedia Dikabarkan Bakal PHK Besar-besaran 90 Persen Karyawan

Tokopedia Dikabarkan Bakal PHK Besar-besaran 90 Persen Karyawan

Kamis, 2 Juli 2026 | 12:04

Platform e-commerce Tokopedia dikabarkan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) dalam jumlah besar.

KOTA TANGERANG
Tolak Bayar Japrem Rp10 Ribu Per Hari, Pedagang Buah Bentrok dengan Preman di Ciledug, 5 Luka Bacok

Tolak Bayar Japrem Rp10 Ribu Per Hari, Pedagang Buah Bentrok dengan Preman di Ciledug, 5 Luka Bacok

Jumat, 3 Juli 2026 | 01:35

Aksi premanisme berujung bentrokan berdarah terjadi di Jalan Raden Fatah, Kelurahan Sudimara Barat, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang pada Rabu 1 Juli 2026, sekitar pukul 23.00 WIB. Hal ini dipicu para pedagang buah yang menolak membayar jatah preman

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill