Connect With Us

Viral Tukang Gorengan di Tangsel Jadi Korban Tabrak Lari, Tangannya Melepuh Kena Minyak Panas

Fahrul Dwi Putra | Senin, 12 Desember 2022 | 19:22

Potongan video gerobak gorengan ditabrak hingga pedagang tersiram minyak panas di Tangsel, Minggu 11 November 2022. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Beredar video di media sosial yang memperlihatkan seorang pedagang gorengan yang tangannya melepuh akibat terkena minyak panas setelah sebelumnya menjadi korban tabrak lari.

Dalam video yang beredar, terlihat bagian gerobak penyok dan gorengan berceceran di jalan.

Perekam video tersebut pun meminta si terduga pelaku tabrak lari bertanggung jawab atas perbuatannya.

Setelah ditelusuri, korban tabrak lari tersebut bernama Sunan. Diketahui peristiwa tersebut terjadi di Bintaro, Tangerang Selatan (Tangsel) pada Minggu 11 Desember 2022, seperti dilansir dari detik.com, Senin 12 Desember 2022. 

Sunan menuturkan, tangan dan kakinya tersiram minyak goreng dalam keadaan panas, bahkan pada bagian tangan kulitnya sampai terkelupas.

Menurut Sunan, peristiwa tersebut terjadi begitu cepat, ia pun tidak menyangka tiba-tiba ada sepeda motor yang menabrak gerobaknya.

"Dari belakang ada motor oleng datang, lalu motor nabrak gerobak dan jatuh ke kolong gerobak. Kalau orangnya ke jalan," ujar dia.

Sunan mengaku sempat khawatir terjadi ledakan karena kompor dalam kondisi menyala saat peristiwa itu terjadi.

"Saya takutnya tabung gas saya meledak, karena sedang menyala," ujarnya.

Setelah menabrak, pemotor yang perawakannya masih muda itu itu langsung pergi. 

"Saya jatuh juga, waktu bangun dia sudah enggak ada. Waktu itu saya cuma berdua dengan pembeli. Saya nggak tahu kenapa kabur, apakah takut, apakah kenapa," katanya.

Akibat luka bakar yang dialaminya, Sunan telah melakukan pengobatan dengan menggunakan biaya sendiri serta bantuan dari tetangga dan kerabatnya.

Saat ini Sunan tengah berada di kampung halamannya di Sumedang, Jawa Barat. Meski menjadi korban tabrak lari, Sunan mengaku tak ingin memperpanjang masalah.

"Namanya musibah, tak ada yang tahu kapan terjadi," tukasnya.

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Berita Tangerang (@tangerangnewsofficial)

SPORT
Pemkab Tangerang Bakal Gelar Nobar Piala Dunia 2026 di 29 Kecamatan

Pemkab Tangerang Bakal Gelar Nobar Piala Dunia 2026 di 29 Kecamatan

Rabu, 17 Juni 2026 | 16:54

Pemerintah Kabupaten (Tangerang) berencana mengadakan nonton bareng (Nobar) FIFA World Cup 2026 di 29 Kecamatan yang berada di wilayah tersebut.

BANTEN
Andra Soni Janjikan Parkir Gratis hingga Sembako Murah Khusus Ojol

Andra Soni Janjikan Parkir Gratis hingga Sembako Murah Khusus Ojol

Kamis, 2 Juli 2026 | 13:18

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten tengah merumuskan skema kebijakan untuk merespons sejumlah keluhan yang disampaikan oleh komunitas pengemudi ojek online (ojol) roda dua dan roda empat.

WISATA
Perahu Keramat Berusia Ratusan Tahun Dimandikan di Festival Peh Cun Tangerang

Perahu Keramat Berusia Ratusan Tahun Dimandikan di Festival Peh Cun Tangerang

Jumat, 19 Juni 2026 | 14:05

Ribuan pengunjung dari berbagai daerah memadati Klenteng Koet Goan Bio (Mpeh Peh Cun) Karawaci, Kota Tangerang. Mereka hadir untuk menyaksikan langsung kemeriahan Festival Budaya Pertjon (Peh Cun), sebuah tradisi khas warga Cina Benteng

KOTA TANGERANG
Tolak Bayar Japrem Rp10 Ribu Per Hari, Pedagang Buah Bentrok dengan Preman di Ciledug, 5 Luka Bacok

Tolak Bayar Japrem Rp10 Ribu Per Hari, Pedagang Buah Bentrok dengan Preman di Ciledug, 5 Luka Bacok

Jumat, 3 Juli 2026 | 01:35

Aksi premanisme berujung bentrokan berdarah terjadi di Jalan Raden Fatah, Kelurahan Sudimara Barat, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang pada Rabu 1 Juli 2026, sekitar pukul 23.00 WIB. Hal ini dipicu para pedagang buah yang menolak membayar jatah preman

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill