Connect With Us

Kapolres Tangerang Minta Pospol Tak Disewakan

| Rabu, 16 Maret 2011 | 11:28

Pospol Graha Raya Serpong diduga disewakan kepada pedagang kaki lima. (tangerangnews / dira)

 
 
 
TANGERANG-Kapolres Metro Kabupaten Tangerang, Kombes Pol Wahyu Widada mengatakan, setelah kasus adanya Pospol di Graha Raya, Serpong, Tangsel  yang diduga telah disewakan kepada pedagang kaki lima. Dirinya langsung melakukan penelusuran kepada seluruh pospol di Kabupaten Tangerang.
 
Hasilnya, kata dia, semua sudah clear dan tidak ada lagi yang disewakan. “Sebenarnya yang di Graha Raya juga bukan disewakan, tetapi dia yang memberikan uang kepada orang lain untuk bersih-bersih di area pospol sehabis jualan. Itu pun bukan sama anggota kami,” kilah Kapolres, kepada TangerangNews.com
 
Sesaat setelah mencuat berita bahwa ada Pospol yang disewakan, dirinya langsung bertandang ke Pospol yang dimaksud. “Hasilnya alhamdulilah sudah beres, Mereka (pedagang) sudah tidak ada lagi. Sebab ini adalah fasilitas negara, tidak boleh digunakan oleh pihak ketiga atau disewakan, saya sendiri sudah meminta kepada seluruh Kapolsek, agar melarang pospol atau fasilitas negara lainnya untuk disewakan,” jelas Wahyu.
 
Seperti diberitakan sebelunya, Pospol Perumahan Graha Raya di Jalan Boulevard I, Kelurahan Paku Jaya, Kecamatan Serpong, Kota Tangsel (Tangsel), Banten. Bila malam tiba, suasana di pospol itu tak ubahnya seperti pasar malam yang dipenuhi pedangan makanan, seperti nasi goreng, sea food, sate, dan rokok.

Mereka bebas berjualan di areal pospol, karena setiap bulan membayar sewa dengan nilai yang variasi kepada polisi. "Tiap bulan saya bayar sewa sebesar Rp500 ribu, termasuk uang listrik dan air," kata salah satu pedagang di areal pospol.  (DIRA DERBY)
KAB. TANGERANG
Polresta Tangerang Larang Konvoi Usai Final Piala Dunia 2026, Warga Diminta Langsung Pulang

Polresta Tangerang Larang Konvoi Usai Final Piala Dunia 2026, Warga Diminta Langsung Pulang

Senin, 20 Juli 2026 | 01:00

Polresta Tangerang mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan konvoi maupun arak-arakan kendaraan setelah menyaksikan final Piala Dunia 2026 antara Spanyol dan Argentina pada Senin, 20 Juli 2026, dini hari.

TANGSEL
Waspada Paket COD Bodong, Tukang Cukur di Tangsel Ditipu Ratusan Ribu Rupiah

Waspada Paket COD Bodong, Tukang Cukur di Tangsel Ditipu Ratusan Ribu Rupiah

Jumat, 17 Juli 2026 | 20:17

Peristiwa dugaan penipuan dengan modus paket Cash on Delivery (COD) terjadi di Jalan Menjangan Raya, Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan, pada Rabu 15 Juli 2026.

KOTA TANGERANG
Sungai Cisadane Menghitam, Gubernur Banten Temukan Industri di Tangerang Jadi Biang Kerok Pencemaran

Sungai Cisadane Menghitam, Gubernur Banten Temukan Industri di Tangerang Jadi Biang Kerok Pencemaran

Minggu, 19 Juli 2026 | 22:14

Gubernur Banten Andra Soni memberikan instruksi tegas kepada Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Banten untuk segera menindak industri yang terbukti mencemari Sungai Cisadane.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill