Kualitas Udara Kategori Tidak Sehat, Coway Boyong Solusi Filtrasi Canggih ke ICE BSD City
Kamis, 22 Oktober 2026 | 18:50
Kualitas air dan udara di Indonesia kini menjadi perhatian serius di tengah musim kemarau panjang akibat fenomena cuaca ekstrem.
TANGERANGNEWS.com- Warganet mengeluhkan kondisi banjir dan kemacetan yang ada di wilayah Tangerang Selatan (Tangsel).
Utas yang diunggah oleh akun Twitter @TuitManroe, mempertanyakan kinerja Pemerintah Kota (Pemkot) Tangsel terkait transportasi umum, trotoar yang layak, dan masih banyaknya jalan berlubang.
"Berujung kemacetan dan tidak pernah terselesaikan," cuitnya seperti dikutip, Senin 6 Maret 2023.
Akun tersebut pun mengaku harus mengadu nyawa tiap kali berjalan menuju ke Stasiun Rawa Buntu lantaran akses trotoar yang kurang memadai.
"Saya pejalan kaki 1.3KM Dari tempat tinggal ke stasiun rawa buntu. Ngenes ketika sedang hujan. Banjir atau macet. Dan trotoar tidak ada. Harus ngadu nyawa dengan truck mobil dan motor," katanya.
Ia pun menyoroti perihal pembangunan di wilayah Tangsel yang ditopang oleh pengembang dari perusahaan swasta.
"Pembangunan gak melulu yang bangun harus swasta kan Bapak/Ibu yang terhormat. Yuk kerja. Masih banyak pekerjaan yang belum terselesaikan," sambungnya.
Seperti diketahui, Tangsel merupakan wilayah yang disebut-sebut sebagai surganya properti lantaran adanya para pengembang dari perusahaan raksasa yang membangun kota mandiri di kawasan tersebut, seperti BSD City milik Sinar Mas Land, Alam Sutera oleh Alam Sutera Realty, dan Bintaro Jaya dari PT Jaya Real Property.
Unggahan tersebut pun dikomentari oleh warganet lainnya yang mengeluhkan hal serupa.
"Tempat tinggal saya di Tangsel, berjarak hanya 200 meter dari DKI, tp di 200 meter tersebut orang awam juga udah paham kalau itu sudah masuk wilayah Tangsel," ujar akun @saintjads.
"Pernah nganter istri dari VMM-Rawabuntu PP 1 jam lebih karena macet gak cuma di jalan besar. Sampe ke jalan komplek juga udah macet. Durasinya mirip sama dari Maja-BSD," tulis akun @syaafiqi.
"Betul, kayanya pemkot hanya ngandalin pihak swasta . Jlan lubang dimana mana, makin hari makin menjadi macetnya . Titik macet dari dlatinos ke rw buntu, begitu sebaliknya sampe ke viktor. PU nya kurang responsif," imbuh akun @AyubTjokro.
"Sebagai orang yang setiap hari melintasi Gaplek dan Ciputat, sudah seharusnya saya lulus menjadi orang yang tersertifikasi sabar," timpal akun @akabondcu.
"Jika terus begini, ada saatnya Kabupaten Tangerang akan jauh lebih maju dan nyaman dibanding Tangsel," kata akun @vrmanvip.
Kualitas air dan udara di Indonesia kini menjadi perhatian serius di tengah musim kemarau panjang akibat fenomena cuaca ekstrem.
TODAY TAGKekuasaan sering kali merasa mengetahui apa yang terbaik bagi rakyatnya. Dengan kewenangan yang dimiliki, pemerintah dapat membuat peraturan, mengalokasikan anggaran, membangun infrastruktur, dan menentukan arah pembangunan.
Perkembangan terbaru mengenai insiden kebakaran KMP Batumandi milik PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), pada Selasa 20 Oktober 2026, kemarin memasuki babak baru.
IHSG kembali dibuka dalam tekanan berat pada perdagangan Senin, 19 Oktober 2026. Indeks Harga Saham Gabungan langsung anjlok 4,31% ke level 4.961,87 atau turun 223 poin dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews