Serpong Jaya Luncurkan 3 Cluster Baru, Tawarkan Hunian Modern Mulai Rp700 Jutaan
Jumat, 8 Mei 2026 | 14:54
Kebutuhan hunian nyaman dan terintegrasi di kawasan penyangga Jakarta terus meningkat seiring perkembangan kehidupan urban.
TANGERANGNEWS.com- Sebuah bus pariwisata berwarna merah terjun ke jurang di jalur Objek Wisata Guci, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, pada Minggu 7 Mei 2023.
Melansir dari tribunnews.com, bus tersebut tengah membawa rombongan peziarah dari Masjid Baitul Hanif, Perumahan Graha Raya, Kecamatan Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan (Tangsel).
Diketahui rombongan tersebut tengah melakukan perjalanan ziarah dengan tujuan ke Cirebon, Pemalang, Guci, kemudian ke Pekalongan menggunakan dua bus, yang salah satunya mengalami insiden terjun ke jurang.
Dari video yang beredar, terlihat bus tersebut melaju dan terjun bebas ke jurang ekat jembatan yang terletak di jalur wisata Guci, di bawah pasar dengan area sungai yang dipenuhi bebatuan besar. Warga di sekitar lokasi pun berteriak histeris menyaksikan peristiwa tersebut.
Menurut penuturan salah satu warga sekitar, Hidayat, saat itu bus tengah bersiap untuk melanjutkan perjalanan dari wilayah Guci ke tujuan selanjutnya. Bus pun telah dipanaskan, sementara sopi meminum kopi di salah satu warung di sekitar lokasi.
"Bus di-panasi (memanaskan mesin), penumpang sudah naik, sopir lagi ngopi. Tidak tahu di-hand rem atau tidak. Tapi ada ganjal, sepertinya bus lompat (terus melaju) dan masuk jurang," kata Hidayat.
Belum diketahui pasti, berapa jumlah penumpang yang menjadi korban dalam insiden tersebut. Namun, sekitar 50 orang yang terdiri dari anak-anak dan dewasa tak sadarkan diri atau pingsan.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol M Iqbal Alqudusy membenarkan adanya peristiwa kecelakaan bus tersebut.
Kombes Iqbal mengabarkan, saat ini para korban telah dilarikan ke fasilitas kesehatan Puskesmas terdekat untuk menjalani penanganan medis.
Kebutuhan hunian nyaman dan terintegrasi di kawasan penyangga Jakarta terus meningkat seiring perkembangan kehidupan urban.
TODAY TAGSejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten akan mengevaluasi sejumlah jurusan di sekolah menengah kejuruan (SMK) yang dinilai sudah tidak lagi sebanding dengan kebutuhan dunia kerja.
Seleksi calon pegawai Koperasi Desa Merah Putih (KDKMP) dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) menemui sejumlah kendala di lapangan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews