Connect With Us

Viral, Kisah Viky Harus Berjalan 16 Km Selama 2 Tahun Demi Menuntut Ilmu 

Fahrul Dwi Putra | Sabtu, 20 Mei 2023 | 10:38

Viky, siswa viral yang terjatuh usai kelelahan gegara menempuh perjalanan 16 kilometer pulang dan pergi dari rumah ke sekolah (@TangerangNews / Istimewa )

TANGERANGNEWS.com- Viky, seorang pelajar sekolah menengah atas (SMA) harus menempuh perjalanan sejauh 16 kilometer pulang dan pergi dengan berjalan kaki untuk menuntut ilmu.

Remaja yang mengaku bertempat tinggal di belakang Tip Top Ciputat, Tangerang Selatan (Tangsel) itu telah menjalani rutinitasnya ini selama dua tahun.

Kisahnya viral usai video saat ia tak sanggup menahan lelah dan terjatuh di Prapatan Gaplek depan McDonald's Pondok Cabe, Jalan RE Martadinata, Kecamatan Pamulang, Kota Tangsel, pada Rabu, 17 Mei 2023, beredar ke sosial media.

Tak lama kemudian ia dibantu oleh seorang pedagang pedagang kopi keliling di sekitar lokasi dan dikerubungi oleh para warga.

Pada saat yang bersamaan konten kreator TikTok @terdalam_ ikut menghampiri Viky yang tengah diberikan minum oleh pedagang kopi dan merekam kejadian tersebut.

Menurut penuturan Viky, ia lemas dan pusing karena perutnya kosong terlebih setelah berjalan pulang dari sekolahnya yang berada di Kecamatan Bojongsari, Kota Depok. 

Mendengar hal itu, perekam video kemudian berinisiatif untuk mengantarnya pulang menggunakan mobil lantaran khawatir Viky akan kembali terjatuh jika dibiarkan berjalan sendiri.

Saat di dalam mobil, Viky menceritakan alasannya berjalan kaki sejauh 16 kilometer demi bersekolah.

"Ya, saya gitu enggak ada ongkos, udah dua tahun (berjalan kaki)," ujar Viky dikutip pada Sabtu, 20 Mei 2023.

Sebelumnya, Viky sempat menempuh perjalanan sekolahnya dengan menaiki angkot. Namun, semenjak usaha ikan hias milik orang tuanya gulung tikar, kini ia terpaksa harus berjalan kaki sejauh 16 kilometer dari Senin hingga Sabtu.

Siswa kelas 12 SMA ini juga harus bekerja sambilan sebagai tukang parkir untuk membantu perekonomian keluarganya. Pasalnya, ayah Viky mengidap penyakit stroke sejak 8 tahun silam sehingga tidak bisa bekerja selain mengandalkan usaha ikan hias tersebut.

Viky pun memiliki tunggakan biaya ujian sekolah sebesar Rp5 juta. Meski ia masih diperbolehkan mengikuti ujian, namun berpotensi akan kesulitan mengambil ijazah kelak saat sudah lulus.

"Temen buat minjem duit (untuk menebus ijazah," kata Viky.

Viky sempat hampir putus sekolah lantaran orang tuanya sudah tidak sanggup lagi untuk membiayainya. Namun, ia tetap bersikukuh untuk menyelesaikan pendidikannya agar dapat segera bekerja dan membantu perekonomian keluarganya yang tengah terpuruk.

BANTEN
Debt Collector Bacok Anggota Brimob Polda Banten saat Tarik Paksa Kendaraan, 2 Diringkus 11 Diburu

Debt Collector Bacok Anggota Brimob Polda Banten saat Tarik Paksa Kendaraan, 2 Diringkus 11 Diburu

Rabu, 3 Juni 2026 | 21:12

Polda Banten menangkap dua debt collector yang diduga terlibat dalam perampasan kendaraan disertai penganiayaan terhadap dua personel Satuan Brimob Polda Banten.

WISATA
Situ Cihuni Pagedangan Jadi Hidden Gem, Punya Jalur Jogging dengan Pemandangan Hijau

Situ Cihuni Pagedangan Jadi Hidden Gem, Punya Jalur Jogging dengan Pemandangan Hijau

Selasa, 26 Mei 2026 | 22:58

Kini wajah Situ Cihuni, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang, berubah total. Situ seluas 22 hektar ini dulunya dikenal sebagai area terbengkalai. Ilalang tinggi, semak liar, hingga kesan menyeramkan pernah melekat di kawasan tersebut.

TANGSEL
5.000 Siswa Tangsel Disiapkan Bantuan Rp1,8 Juta Jika Tak Lolos SMP Negeri

5.000 Siswa Tangsel Disiapkan Bantuan Rp1,8 Juta Jika Tak Lolos SMP Negeri

Kamis, 4 Juni 2026 | 10:14

Siswa yang gagal masuk SMP negeri di Tangerang Selatan (Tangsel) masih berpeluang melanjutkan pendidikan di sekolah swasta dengan skema bantuan dari Pemerintah Kota (Pemkot) Tangsel.

TEKNO
Didukung Riset Global, Coway Kembangkan Solusi Air dan Udara untuk Gaya Hidup Sehat Masyarakat Modern

Didukung Riset Global, Coway Kembangkan Solusi Air dan Udara untuk Gaya Hidup Sehat Masyarakat Modern

Sabtu, 30 Mei 2026 | 19:05

Meningkatnya perhatian masyarakat terhadap kesehatan dan kualitas lingkungan mendorong kebutuhan akan perangkat rumah tangga yang mampu mendukung gaya hidup sehat.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill