Connect With Us

Angkat Isu Sosial dan Lingkungan, Ratusan Pelajar Binus School Serpong Gelar Drama Musikal Timun Mas

Rangga Agung Zuliansyah | Sabtu, 27 Mei 2023 | 13:36

Drama musikal Timun Mas yang dibuat oleh ratusan pelajar Binus School Serpong Tangsel, Jumat 26 Mei 2023. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Pelajar Binus School Serpong, Kota Tangerang Selatan memiliki cara yang berbeda dalam menyampaikan isu sosial dan lingkungan.

Mereka menggelar drama musikal yang mengangkat cerita rakyat asal Jawa Tengah, Timun Mas, yang diadaptasi dengan latar belakang masa kini dan masalah yang tengah menjadi sorotan, Jumat 26 Mei 2023.

Selain itu, pertunjukan ini juga dilengkapi dengan visual animasi dan musik orkestra yang merupakan bagian dari ektrakurikuler Binus School.

Presiden Binus School Education Michael Wijaya Hadipoespito mengatakan pertunjukan tahunan ini kembali digelar pertama kalinya setelah pandemi.

Binus School Serpong sebagai sekolah yang berbasis kurikulum internasional Cambridge, terus mengajak setiap sisanya menjelajahi horison-horison baru, serta tetap mempertahankan nilai-nilai budaya dan kearifan lokal, salah satunya melalui pertunjukan cerita rakyat Timun Mas.

"Pertunjukan Timun Mas juga menjadi wadah bagi siswa dan siswi untuk mengembangkan bakat serta potensi yang mereka miliki," katanya.

Menurutnya isu sosial dan lingkungan yang diangkat dalam pertunjukan ini, juga masih sejalan dengan program Sustainable Development Goals (SDGs) yang menjadi salah satu perhatian Binus School Education.

"Jadi kita tidak hanya mengangkat ceritanya tapi juga pesan moralnya yang relate dengan kehidupan para siswa saat ini. Mereka harus mengerti masalah itu dari sekarang, jadi saat dewasa mereka bisa ambil bagian dalam perubahan," jelas Michael.

Sementara Ketua Komite Produksi Timun Mas Nichole Vashti mengatakan ada sebanyak 154 orang siswa yang terlibat drama musikal ini, di luar dari guru, staf dan orang tua siswa.

Proses produksi dimulai sejak November 2022 yang seluruhnya dikerjakan oleh siswa, mulai dari pemeran, penata panggung, busana, lampu, penulisan naskah dan juga musik orkestra yang mengiringi pertunjukkan.

"Soundtrack yang menjadi pengiring ini hasil aransemen dibuat oleh siswa, termasuk naskah yang dibuat dengan masukkan unsur-unsur yang lebih modern," katanya yang juga Siswi Kelas 11 Binus School Serpong.

Nichole menambahkan, untuk isu sosial dan lingkungan yang diangkat di antaranya seperti bullying di sekolah, kecanduan gadget dan penebangan hutan.

"Masalah ini perlu mendapatkan perhatian lebih karena berdampak langsung kepada mental siswa dan juga kerusakan lingkungan," tutupnya.

 

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

HIBURAN
6.700 Pelari Ramaikan Night Run Gading Serpong, Hidupkan Ekonomi Lokal dan Aksi Sosial 

6.700 Pelari Ramaikan Night Run Gading Serpong, Hidupkan Ekonomi Lokal dan Aksi Sosial 

Minggu, 11 Oktober 2026 | 10:14

Sebanyak 6.700 pelari meramaikan Gemilang KORPRI Night Run 2026 di kawasan Gading Serpong, Kabupaten Tangerang, Sabtu, 10 Oktober 2026.

BANTEN
16 Lokasi di Banten Masih Menanti Akses Listrik, PLN Targetkan Menyala Akhir Desember

16 Lokasi di Banten Masih Menanti Akses Listrik, PLN Targetkan Menyala Akhir Desember

Kamis, 8 Oktober 2026 | 11:15

Sebanyak 16 lokasi di Banten masih dalam proses pembangunan jaringan listrik perdesaan. PLN UID Banten menargetkan seluruh jaringan tersebut dapat selesai dan mulai menyala pada akhir Desember 2026.

BISNIS
Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:33

Sejumlah pimpinan media lokal menolak wacana sentralisasi kompensasi penggunaan konten berita melalui Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) dalam pembahasan revisi Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill